


MADRID, KOMPAS.com - Ulah Cristiano Ronaldo kembali menuai protes. Kali ini bek Real Valladolid, Nivaldo Santana, menganggap pemain Real Madrid itu sebagai pemain provokatif.
Ketika Madrid bertemu Valladolid, Minggu (14/3/2010) lalu, Nivaldo mendapat tugas khusus menjaga Ronaldo. Dalam sebuah kesempatan, pemain asal Brasil itu mengganjal mantan Pemain Terbaik Dunia tersebut.
Ronaldo kemudian menurunkan kaus kakinya untuk menunjukkan luka akibat terkena sepatu Nivaldo. Meski demikian, wasit tak terpengaruh dan membebaskan Nivaldo dari hukuman.
"Agak rumit, dia (Ronaldo) pemain bagus tapi dia melakukan hal yang membuat wasit membiarkannya melakukan hal seperti itu. Jika pemain lain melakukan apa yang dia perbuat, wasit akan bilang sesuatu," kata Nivaldo kepada Radio Cadena Ser. "Dia sangat provokatif dan ketika kami mencoba bicara kepadanya, dia bicara soal lain."
Direktur Umum Madrid, Jorge Valdano, sangat khawatir atas pelanggaran yang terjadi pada diri Ronaldo. Ia tak ingin pemain termahal dunia itu absen karena cedera. "Perlu ada analisis atas apa yang musuh kami lakukan kepada Ronaldo," katanya.


