

JAKARTA, Kompas.com - Dukungan untuk gelaran kompetisi sepak bola antar-siswa SLTP/SLTA dan Perguruan Tinggi melalui Liga Pendidikan Indonesia (LPI) terus mengalir. Salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengurusi pertambangan di Tanah Air, yakni PT Batubara Bukit Asam tbk atau PT BA, mengucurkan dana sebesar Rp 5,1 miliar untuk kelancaran kompetisi ini.
Kontribusi PT BA yang luar biasa ini diberikan untuk waktu tiga tahun. Artinya, setiap tahunnya mereka memberikan bantuan dana Rp 1,7 miliar.
"Ini meruipakan salah satu sumbangsih kami terhadap upaya pemassalan, pembibitan dan pembinaan sepak bola usia muda melalui Liga Pendidikan Indonesia," ujar Presiden Direktur PT BA, Ir Soekrisno, seusai acara penandatanganan kerjasama PT BA dengan LPI dan PT Graha Indisport (Giss), selaku promotor nasional Liga Pendidikan Indonesia, Senin (15/3/10), di Jakarta.
Ikut menghadiri acara penandatanganan kerjasama PT BA dengan LPI ini jajaran panitia nasional LPI yang diketuai oleh Prof Dr Toho Cholik Mutohir, Dirut PT Giss Herman Chaniago, Sekjen PSSI Nugraha Besoes, anggota Exco PSSI Subardi, Bambang Hendiarto dari Dirjen Dikdasmen Depdiknas, serta dr Pung Ch Ambarkmi, Deputi IV Kantor Menegpora.
Turut menyaksikan pula jajaran panitia daerah LPI yang sengaja diundang ke Jakarta untuk mengikuti acara workshop menjelang pergelaran kompetisi LPI tingkat nasional. Acara workshop LPI ini diadakan sehari penuh.
Menurut keterangan Ir Soekrisno, Presdir PT BA, kucuran dana yang disumbangkan ke LPI bersumber dari pendanaan Corporate Social Responsibility (CSR), atau tanggung-jawab sosial kemasyarakatan.
"Pemanfaatan dana CSR tentunya memang untuk kegiatan-kegiatan sosial yang berguna untuk masyarakat luas. Kami melihat kompetisi LPI memenuhi aspek keterlibatan masyarakat itu," jelas Soekrisno, yang didampingi Direktur Sarana dan Umum Mahbub Iskandar dan A Sudarko, Corporate Communicattion PT BA.


