


LONDON, KOMPAS.com - Gelandang Perancis dan Arsenal, Samir Nasri, mulai khawatir jika ia tak dapat tampil di Piala Dunia 2010. Selama ini ia merasa salah posisi di Arsenal dan itu membuatnya kurang produktif.
Nasri memutuskan pindah dari Marseille ke Arsenal pada 2008 silam. Di bawah komando Arsene Wenger, pemain 22 tahun itu selalu diplot sebagai penyerang sayap. Terkadang, ketika dibutuhkan, Wenger menginstruksikannya menjadi gelandang bertahan.
Akibatnya, Nasri sulit mengembangkan permainan sehingga produktivitas gol dan assist-nya pun seret. Pada musim ini, ia baru mengemas satu gol dan dua assist dari 18 laga yang dilakoninya.
Oleh karena itu, ia sangat khawatir jika Pelatih Perancis, Raymond Domenech, mencoretnya dari skuad "Les Bleus". Pada laga persahabatan Perancis melawan Spanyol, dua pekan lalu, Domenech sama sekali tak mencantumkan namanya.
"Memang benar. Saat kembali menjadi gelandang, aku lebih efektif. Aku akan bermain di posisi mana pun dan aku hanya berharap itu tak merugikanku," kata Nasri kepada News of the World.
"Sulit rasanya jika tak membela negara Anda (di Piala Dunia). Namun, aku yakin akan diberi kesempatan. Masih ada waktu sebelum skuad Piala Dunia diumumkan," tambahnya.
Nasri tampil memukau dalam laga versus FC Porto pekan lalu. Ia menjadi playmaker menggantikan kapten Cesc Fabregas dan memotori berbagai serangan bagi "The Gunners". (SKY)

