Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Tragis, "Nyonya Tua" Ditampar Siena
hpr | Minggu, 14 Maret 2010 | 22:41 WIB
|
Share:
AFP/Damien Meyer
Gelandang Juventus, Felipe Melo (kanan), susah payah menjaga gelandang Siena, Kader Ghezzal. Ghezzal akhirnya mencetak dua gol dan memaksa Juventus bermain imbang 3-3.

TERKAIT

TURIN, KOMPAS.com - Tragis. Itu yang dialami Juventus saat menjamu Siena. Sempat unggul 3-0, "La Vecchia Signora" seolah tertampar mukanya karena akhirnya ditahan 3-3 oleh Siena dalam lanjutan Liga Serie-A Italia, Minggu (14/3/2010).

Bek Juventus, Zdenek Grygera, melakukan kesalahan fatal yang berujung penalti pada menit ke-74. Dan, hadiah penalti itu dimanfaatkan dengan baik oleh Siena untuk mengubah kedudukan 3-3.

Tentunya, hasil ini cukup menyakitkan bagi Juve. Pasalnya, pada 15 menit di babak pertama Juve tampil gemilang dengan unggul 3-0. Namun, Juve kemudian lengah dan membiarkan Siena juga membobol gawang mereka tiga kali. Hasil imbang membuat Juve gagal menembus empat besar dan terpaksa tertahan di peringkat kelima dengan mengantongi 45 poin.   

Sebenarnya,  Juventus tampil gemilang di depan pendukungnya sendiri. Saat laga baru bergulir dua menit, Juve langsung unggul terlebih dulu berkat gol yang dicetak Alessandro Del Piero. Gol tercipta setelah Del Piero sukses memaksimalkan bola liar hasil tembakan Mohamed Sissoko.

Hanya berselang lima menit, Stadion Olimpico Grande kembali bergemuruh usai Del Piero kembali membobol gawang Siena.

Unggul 2-0, Juve semakin rajin menekan. Mereka sekan-akan tak ada habisnya menggempur lini pertahanan lawannya. Setelah membuang beberapa peluang, Antonio Candreva berhasil memperbesar keunggulan timnya pada menit kesepuluh. Proses gol terjadi saat David Trezeguet memberikan umpan pendek kepada Candreva. Tanpa ampun, Candreva melepaskan tembakan keras yang gagal dijangkau kiper Siena, Gianluca Curci.

Namun sayang, permainan gemilang "Si Nyonya Tua" tak diimbangi dengan pertahanan yang baik. Sebabnya, enam menit kemudian, Siena berhasil memperkecil ketinggalan dengan memaksimalkan keroposnya pertahanan tuan rumah. Berawal dari serangan balik yang cepat, Massimo Maccarone menggiring bola hingga ke kotak penalti. Tak ingin kehilangan momen, ia menyarangkan bola ke pojok kiri bawah gawang Antonio Chimenti setelah sukses mengecoh dua bek Juve.

Gol ini cukup memotivasi Siena. Mereka menjadi lebih berani menekan dan mengancam gawang Juve. Pada menit ke-22, misalnya, pergerakkan Francesco Pratali nyaris mencipatakan gol kedua bagi Siena. Beruntung Chimenti sukses mengamankan "si kulit bulat". Sebaliknya, Juve juga berusaha memaksimalkan setiap peluang. Namun hingga babak pertama usai, tak ada gol tambahan yang diciptakan kedua tim.

Pada babak kedua, giliran Siena yang membuat kejutan dengan menciptakan gol cepat. Laga baru berjalan satu menit, gawang Chimenti kebobolan untuk kedua kalinya oleh aksi Abdelkader Ghezzal. Ghezzal berhasil memaksimalkan bola liar tembakan Maccarone yang membentur tiang.

Juve merespons gol tersebut. Mereka langsung balik mengancam. Pada menit ke-48, kerja sama satu-dua antara Trezeguet dan Del Piero nyaris membuahkan hasil. Namun, Trezeguet gagal menyelesaikannya karena tembakannya masih melebar. Tujuh menit kemudian, aksi Trezeguet nyaris berujung gol. Namun Curci berhasil menggagalkannya.  

Meski begitu, bukannya gawang Juve lepas dari ancaman. Pada menit ke-63, misalnya, Marcelo Larrando hampir merobek jala Juve. Beruntung, tandukannya masih melebar dari gawang Chimenti. Berselang lima menit, Siena nyaris memaksa kedudukan imbang. Berawal dari kerja sama antara Alexandros Tziolis dan Simone Vergassola di lini tengah, Tziolis melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Sial, tembakanya membentur tiang gawang Chimenti.

Namun, pada menit ke-74, Juve mengalami petaka karena diganjar hukuman penalti. Zdenek Grygera menjatuhkan Maccarone yang aksinya selalu merepotkan pertahanan lawan. Ghezzal yang tampil sebagai algojo sukses melepaskan tembakan keras yang gagal diantisipasi Chimenti, 3-3.

Pelatih Juve, Alberto Zacheroni, langsung merespons gol tersebut. Ia memutuskan mengganti Del Piero dengan Diego pada menit ke-76. Namun, masuknya Diego tak mampu mengembalikan keunggulan dan Juve terpaksa harus berbagi poin dengan Siena.   

Susunan Pemain
Juventus: Chimenti, Cannavaro, Leqrottaqlie (Salihamidzic 54), Melo, De Ceglie, Grygera, Candreva, Sissoko, Marchisio (Camoranesi 46), Del Piero, Trezeguet

AC Siena: Curci, Pratali (Odibe 46), Cribari, Grosso, Rosi, Tziolis, Vergassola, Ekdal, Ghezzal, Reginaldo, Maccarone