


MANCHESTER, KOMPAS.com - Sebuah lembaga keuangan sepak bola dan pemimpin Kesatria Merah, Keith Harris mengungkapkan, pihaknya akan berusaha mengambil alih kepemilikan Manchester United (MU) pada musim panas ini. Menurut Harris, dana 1 miliar pounds (sekitar Rp 13,8 triliun) untuk membeli klub itu sudah tersedia.
Kesatria Merah adalah kelompok suporter MU yang kaya. Mereka berencana membeli klub itu dari keluarga Glazer. Pemilik asal Amerika Serikat (AS) itu dinilai tak becus mengelola klub dan membuat MU terpuruk dalam utang.
"Dalam banyak kasus pengambilalihan, kami harus menjaga stabilitas sebaik mungkin. Sebab, begitu terjadi pengambilalihan, biasanya dalam waktu dekat ada kondisi kurang stabil," kata Harris seperti dikutip News of the World.
"Itulah sebabnya banyak orang mempertanyakan waktu yang tepat. Saya tak tahu kapannya. Tapi, kami berusaha keras dalam hal ini dan kemungkinan pada akhir musim akanterlaksana," tambahnya.
Sejauh ini, keluarga Glazer menyatakan tak akan menjual klub itu. Namun, Kesatria Merah juga berencana memaksa mereka menjualnya. Caranya, para suporter loyalis diminta tak membeli tiket semusim. Ini akan membuat keuangan Glazer limbung dan akhirnya terpaksa menjual MU.
Menurut Kestatria Merah, suporter akan kembali membeli tiket semusim begitu terjadi perubahan kepemilikan. Suporter juga dijanjikan akan memiliki wakil di dewan klub.
"Para pemegang tiket semusim akan kembali mendapatkan tiketnya begitu terjadi pengambilalihan dengan harga lebih rendah. Mereka juga akan menjadi pemegang saham," janjinya. (NOTW)

