


LONDON, KOMPAS.com - Gelandang Inggris, Frank Lampard, menegaskan akan melakukan apapun demi negaranya, termasuk melakukan gol "Tangan Tuhan" ala penyerang Perancis, Thierry Henry demi meloloskan "The Three Lions" ke final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Ia pun memaklumi aksi Henry sebagai sesuatu yang manusiawi dan naluriah.
Gol "Tangan Tuhan" Henry terjadi saat melawan Irlandia pada babak play off. Pada pertandingan itu, "Tim Ayam Jantan" kalah 0-1. Akibatnya agregat menjadi 1-1 sehingga terpaksa dilakukan perpanjangan waktu.
Di sinilah insiden tersebut terjadi. Dengan sengaja penyerang Barcelona itu mengontrol bola dengan tangannya, kemudian memberikan asisst kepada William Galas yang mencetak gol penyama kedudukan (agregat 2-1). Gara-gara gol ini Irlandia tersingkir.
Henry pun menjadi bulan-bulanan cemooh publik termasuk rakyat Irlandia. Mereka menilai Henry telah mencoreng sportivitas. Bahkan hal ini sangat memukulnya sehingga ia pernah berpikir untuk pensiun dari timnas.
Meskipun demikian, Lampard tak takut melakukan gol "Tangan Tuhan" pada Piala Dunia nanti. Namun bukan tanpa alasan, Lampard mau melakukan itu. Menurut pendapatnya, gol "Tangan Tuhan" merupakan tindakan yang naluriah.
"Aku merasa sedikit kasihan dengan Henry. Sebabnya, hal itu merupakan tindakan yang naluriah," jelasnya.
"Aku pikir hal itu kemungkinan akan lebih untuk diri sendiri setelah pertandingan. Setidaknya Anda sudah menyelesaikannya! Mungkin itu perkataan yang salah bukan? Namun jika aku melakukannya dan berharga pada pertandingan, aku mungkin akan digantung ketika kembali ke Inggris," pungkasnya.
Sepertinya, Lampard ingin melampiaskan dendam negaranya. Akibat "Gol Tangan Tuhan" Maradona, Inggris tersingkir saat bertemu Argentina di perempat final Piala Dunia 1986. (SUN)

