

MUENCHEN, KOMPAS.com - Gelandang Bayern Muenchen, Arjen Robben, mengakui bahwa taktik bertahan yang digunakan SC Freiburg membuat timnya kewalahan.
Bayern harus bersusah payah menang 2-1 melawan Freiburg, Sabtu atau Minggu (14/3/2010) dini hari WIB. "FC Hollywood" sempat tertinggal dulu di babak pertama. Namun, Robben menjadi penyelamat Bayern melalui dua golnya di akhir pertandingan.
Di babak pertama, Bayern bermain buruk. Walau mampu mendominasi pertandingan hingga 65 persen, tim besutan Louis van Gaal itu hanya mampu menciptakan satu peluang saja.
"Pada babak pertama kami tak bermain benar secara taktik. Kami juga tak mampu menemukan ruang terbuka. Melawan tim seperti Freiburg yang datang ke sini dan bertahan dengan semua pemain memang selalu sulit. Ketika mereka membuat gol pertama, tugas kami menjadi bertambah berat," kata Robben seusai pertandingan.
Dalam pertandingan itu, Bayern butuh waktu 76 menit untuk membobol gawang Bayern melalui tendangan bebas Robben. Gol penentu kemenangan lahir lima menit sebelum pertandingan berakhir melalui tendangan penalti Robben setelah sebelumnya Thomas Muller dilanggar Ivica Banovic.
Berkat kemenangan ini, "FC Hollywood" kembali ke puncak Bundesliga dengan 56 poin, menggeser Schalke 04 ke posisi kedua dengan 54 poin. (BAY)


