Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
LIGA INDONESIA
Tak Dapat Izin, Persija Batal Jamu Persiwa
Sabtu, 13 Maret 2010 | 03:28 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS - Persija Jakarta batal menjamu Persiwa Wamena pada lanjutan Djarum Liga Super Indonesia di Jakarta, Sabtu (13/3), karena tidak mendapat izin dari aparat keamanan. Humas Persija Reza Khan mengatakan, pihak keamanan meminta laga itu ditunda terkait agenda latihan bersama TNI-Polri di empat titik Ibu Kota guna penanggulangan terorisme.

”Kami berharap tidak ada hukuman WO (walk out) karena ini benar-benar force majeur,” kata Reza saat dihubungi, Jumat (12/3) malam. Ia menambahkan, Persija sempat menawarkan opsi menggelar laga di Cilegon, tetapi ditolak PT Liga Indonesia, pengelola kompetisi Liga Super.

PT Liga Indonesia pernah melontarkan peringatan akan memberi hukuman WO bagi klub-klub yang gagal menggelar laga, termasuk karena tidak memperoleh izin aparat keamanan. Dengan hukuman itu, klub tuan rumah bisa dinyatakan kalah 0-3. Persija kini di urutan keempat klasemen dengan 35 poin dari 21 laga.

Juara bertahan, Persipura Jayapura, melawat ke markas PSPS Pekanbaru dengan harapan bisa melupakan kekalahan telak 0-9 dari Changchun Yatai di Liga Champions Asia, Rabu lalu. Kubu tuan rumah ingin memanfaatkan runtuhnya moral tim Persipura akibat kekalahan itu dengan menargetkan tiga poin penuh.

”Kami targetkan kemenangan,” kata Destrayani Bibra, Manajer PSPS di Pekanbaru seperti dikutip Antara. PSPS dalam kepercayaan diri berkat kemenangan meyakinkan 5-0 atas Persiwa, tetangga Persipura, Rabu lalu.

Sriwijaya FC menjamu Persema Malang dengan tetap menurunkan amunisi terbaru, striker Pavel Solomin. Striker asal Uzbekistan itu mencetak gol dalam debutnya di ”Laskar Wong Kito” saat Sriwijaya kalah 1-2 dari Bontang FC, Minggu lalu.

Persema juga baru menelan kekalahan 1-3 dari Arema Malang dalam derbi Malang, Senin lalu. ”Jika Bontang FC bisa, mengapa kami tidak, dalam sepak bola apa pun bisa terjadi. Itu yang saya yakini,” kata Brima Pepito Sanusie, striker Persema.

Persela pecat Widodo

Di Lamongan, pengurus Persela Lamongan tengah menyiapkan tiga nama pengganti Widodo C Putra, yang dipecat pada Kamis malam, untuk duduk di kursi pelatih. Pemecatan Widodo, yang menjadi Pelatih Persela sejak April 2009, itu diambil menyusul buruknya penampilan Persela pada putaran kedua.

”Ada tiga nama untuk menggantikan Widodo. Dua nama di antaranya adalah Herry Kiswanto dan Djoko Susilo. Satu nama lagi belum bisa kami sebutkan,” ucap Ketua Pembentukan Tim Persela Yurohnur Efendi, Jumat. (APO/SAM)