Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Wenger: Sudahlah Madrid, Jauhi Saya!
lhw | Jumat, 12 Maret 2010 | 09:42 WIB
|
Share:

MADRID, KOMPAS.com - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, kesal kepada Real Madrid karena terus berupaya membujuknya pindah ke Santiago Bernabeu. Ia mengingatkan "El Real" supaya tidak macam-macam dengannya.

Nama Wenger dihubungkan dengan "Los Blancos" sebagai calon pelatih musim depan. Presiden Madrid, Florentino Pérez, sebetulnya sudah berupaya mendekati Wenger musim panas lalu, tapi upayanya terkendala oleh keteguhan "Sang Profesor" untuk membawa "Young Gunners" menuju gelar juara.

Usai kegagalan Madrid di Liga Champions, Rabu (10/3/2010) lalu, isu pergantian pelatih di Bernabeu makin kencang berembus. Wenger lagi-lagi disebut sebagai kandidat kuat pengganti Pellegrini.

"Saya selalu ingin mengakhiri kontrak saya dan (kontrak) saya hingga 2011. Tak ada jalan lain," tegas Wenger.

Wenger memaklumi kegagalan Madrid di Liga Champions. Ia menilai, dana sebesar 240 juta poundsterling (Rp 3 triliun) yang dikeluarkan Madrid di bursa pemain musim panas lalu belum tentu membuahkan hasil instan. Namun, Madrid bisa saja meraih sukses besar di musim-musim selanjutnya.

"(Belanja) 240 juta poundsterling tidak membelikan Anda Liga Champions sama sekali," kata Wenger. "Jika Anda membelanjakannya setiap tahun, Anda akan mencapainya tapi ini tahun pertama Perez dan Anda harus memberinya waktu. Dia hanya perlu investasi setahun lagi, jadi saya rasa mereka akan menyerang lagi. Namun, saat ini sulit bagi mereka untuk menerima (kegagalan) itu."

Begitu Perez kembali menjabat sebagai presiden klub, Madrid kembali jor-joran berbelanja di pasar pemain. Musim panas lalu "El Real" mengeluarkan lebih dari 240 juta poundsterling atau Rp 3 triliun untuk menggaet pemain kelas dunia termasuk Cristiano Ronaldo dan Kaka.

Upaya itu sangat kontras dengan cara hemat Wenger dalam membangun skuad "The Gunners". Namun, Arsenal toh bisa mencapai hasil lebih baik dibanding Madrid, terutama di kancah Eropa. Dalam lima tahun terakhir, Arsenal mampu lolos ke final, semifinal, dan dua kali masuk perempat final. Madrid tidak pernah lolos dari perdelapan final selama enam tahun belakangan. (TMS)