Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Pelita Optimistis Lolos dari Zona Merah
lou | Kamis, 11 Maret 2010 | 20:13 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelita Jaya optimistis mampu keluar dari zona degradasi. Pelita juga yakin bisa bercokol di papan tengah pada akhir musim. Pernyataan itu disampaikan Manajer "Young Gun", Nadjib Koesairi.

Hingga pekan ke-22, Pelita masih terkurung di dasar klasemen dengan meraih poin 17 angka. Ha itu tak terlepas dari 11 kekalahan, delapan seri, dan hanya menuai tiga kemenangan.

Padahal, pada musim lalu, Pelita berhasil menghuni papan tengah dengan berada di posisi kesembilan. Meskipun demikian, mengingat 12 pekan yang tersisa, Nadjib yakin timnya mampu keluar dari zona degradasi.

"Target jangka pendek kami keluar dari zona degradasi. Kami juga yakin bisa menembus papan tengah," paparnya saat ditemui wartawan di kantor PSSSI, Senayan, Kamis (11/3/2010).

Lebih lanjut Nadjib mengatakan penampilan timnya cukup bagus pada musim ini. Namun, ia menyesalkan beberapa keputusan wasit yang terkadang merugikan timnya.

"Kalau Anda melihat permainan kami cukup baguskan? Tapi kami sering dirugikan wasit. Beberapa waktu lalu, entah apa sebabnya gol kami dianulir wasit," tukasnya.

Hal senada disampaokan kapten Pelita, Muhamad Ridwan. Ia yakin timnya takkan terdegradasi.

"Optimistis. Kami harus menang dalam laga kandang maupun tandang," tandasnya.

Ridwan menilai komposisi tim yang saat ini sudah cukup bagusnya. Menurutnya, tak perlu ada perubahan termasuk mengganti pelatih, Fandi Ahmad. Meski begitu, ia mengakui hasil buruk yang diperoleh timnya saat ini tak terlepaskan dari lemahnya mengakumulasi penyelesaian akhir.

"Tak ada yang salah. Tapi, kami memang lemah dalam menyelesaikan peluang. Contohnya, kami tak mampu menciptakan satu gol pun dari 10 peluang yang tercipta," bebernya.

Meskipun demikian, ambisi Pelita keluar dari zona degradasi bukan perkara mudah. Pasalnya, pada tiga laga selanjutnya mereka harus menjalani dua laga tandang dengan jadwal yang cukup padat. Bertandang ke Bontang FC (17/3) dan Persisam Samarinda (20/3). Empat hari kemudian menjamu PSM Makassar.