Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Pelita Jaya Kian Terpuruk
Kamis, 11 Maret 2010 | 14:23 WIB
|
Share:

Karawang, Kompas - Pelita Jaya semakin terpuruk di posisi juru kunci klasemen sementara Liga Super Indonesia setelah kalah 0-2 (0-0) saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Rabu (10/3). Hasil tersebut memperberat perjuangan Muhammad Ridwan dan kawan-kawan pada sisa laga putaran kedua.

Kehadiran dua penyerang anyar, Redouane Barkoui asal Maroko dan Marwan Mustafa asal Suriah, belum juga menajamkan lini depan. Meski menciptakan peluang matang pada laga itu, Pelita Jaya tetap kesulitan mencetak gol.

Fandi Ahmad bahkan memasukkan penyerang Jajang Mulyana dan I Made Wirahadi pada babak kedua. Namun, masuknya empat penyerang sekaligus tidak mendongkrak permainan dan gawang Persija yang dijaga M Yasir tetap aman. Justru tuan rumah yang kebobolan dua gol.

Dua gol Persija diciptakan Firman Utina pada menit ke-55 dan Serge Emaleu Ngomgoue pada menit ke-65. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan tampil lebih agresif setelah pelatih Benny Dollo mengubah skema permainan timnya dari 4-4-2 menjadi 3-5-2. Aliran bola pun lebih deras dari kaki ke kaki dengan umpan-umpan pendek.

Gol Firman membuat permainan Pelita Jaya goyah. Menurut asisten pelatih Pelita Jaya, Djadjang Nurdjaman, tim tampil kurang padu karena kecewa dengan keputusan wasit, termasuk tidak menganggap handball pemain Persija di kotak penalti pada babak pertama serta menganulir gol Barkoui pada babak kedua.

"Tim sudah tampil maksimal meski kalah. Hasil ini memotivasi kami untuk tampil lebih baik pada sisa laga agar dapat lolos dari zona degradasi," Djadjang menambahkan.

Asisten pelatih Persija Maman Suryaman mengapresiasi kemenangan tersebut. Tiga poin pada laga tandang sangat penting mendongkrak motivasi tim. Menurut dia, gol Firman juga menambah motivasi meski beberapa pemain belum pulih setelah membela tim nasional Indonesia dan Singapura.

Waspada

Sementara itu, Persib Bandung mengandalkan jurus bermain cepat menghadapi Bontang FC, Kamis ini. Tuan rumah juga mewaspadai kebangkitan Bontang FC setelah "Laskar Bukit Tursina" ini mengalahkan Sriwijaya FC, 2-1, akhir pekan lalu.

Pelatih Persib Jaya Hartono mengungkapkan hal itu seusai latihan tim di Stadion Siliwangi, kemarin. Semua pemain Persib dalam kondisi prima dan siap dimainkan. Enam pemain yang memperkuat timnas, yaitu Budi Sudarsono, Eka Ramdhani, Markus Haris Maulana, Maman Abdurahman, Nova Ariyanto, dan Hariono, sudah bergabung kembali.

"Kami mengharapkan permainan yang lebih dinamis pada laga nanti," ujarnya. Dalam latihan terakhir, Jaya meminta pemain lebih fleksibel bergerak di lapangan. Dia percaya organisasi permainan yang lebih baik ampuh membungkam gerak pemain Bontang FC. Jaya juga mewaspadai mental pemain Bontang FC yang memuncak setelah kemenangan mereka dalam laga sebelumnya.

Kemenangan atas Sriwijaya membawa Bontang merangkak keluar dari zona degradasi ke peringkat ke-13. Karena itu, pelatih Bontang Fachry Husaini cukup optimistis timnya mencetak angka. Setelah melumat "Laskar Wong Kito" di kandangnya sendiri, giliran "Maung Bandung" menjadi sasaran berikutnya meski Bontang tidak diperkuat striker Aldo Baretto karena akumulasi kartu kuning. "Tidak ada tim yang mendominasi dalam liga ini," ujar Fachry singkat. (mkn/eld)