Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Babak I: Man Utd Vs AC Milan
Kepala Rooney Permalukan Milan Lagi
tjatur | Kamis, 11 Maret 2010 | 03:16 WIB
|
Share:
AFP/ANDREW YATES
Penyerang Manchester United, Wayne Rooney (kanan) menanduk bola masuk ke gawang AC Milan, pada laga leg kedua 16 besar Liga Champions, di Old Trafford, Rabu (10/3/2010).

TERKAIT

MANCHESTER, KOMPAS.com -  Penyerang Manchester United (MU), Wayne Rooney, mencetak gol dengan kepalanya yang membuat timnya unggul 1-0 atas AC Milan di akhir babak pertama leg kedua 16 besar Liga Champions, Rabu (10/3/2010).

Pada laga leg pertama, 16 Februari lalu, Rooney juga mencetak gol dengan sundulan. Saat itu, ia bahkan membuat dua gol dengan kepalanya, yang membawa MU menang 3-2.

Bedanya, jika saat itu MU menang di tengah derasnya tekanan Milan, kali ini MU menikmati enaknya mendikte permainan lawan, setidaknya di 15 menit pertama. Memanfaatkan kesalahan umpan yang kerap dilakukan Milan plus buruknya koordinasi pertahanan, MU berhasil menguasai lini tengah dan cepat menusuk jantung pertahanan Milan.

Pada menit keempat misalnya, Roney melepaskan tendangan mendatar yang mengarah ke sudut kiri gawang Christian Abbiati. Sayangnya, bola terlalu melebar dan kandas dimakan garis lapangan.

Di menit ketujuh, MU kembali mendapatkan peluang gol melalui Gary Neville. mendapat ruang di luar kotak penalti, Neville melepaskan tendangan ke tengah atas gawang Milan, yang sayangnya melambung terlalu tinggi dari mistar gawang.

Empat menit setelah itu, giliran Nani yang membuat pelatih Milan, Leonardo ketar-ketir, dengan sepakannya yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang. Bola sebetulnya melenceng dari sasaran. Namun, karena tak mau ambil risiko, Abbiati bereaksi menepis bola untuk memastikannya keluar lapangan.

Kejutan-kejutan kecil itu akhirnya berubah menjadi keriuhan besar, begitu Rooney berhasil membobol gawang Milan di menit ke-13. Gol bermula dari pergerakan Gary Neville di sektor kiri pertahanan Milan sebelum melepaskan umpan silang ke depan gawang. Rooney, yang berada di tengah kawalan sejumlah pemain Milan, berhasil menjangkau bola dan mengirimnya ke tengah gawang Abbiati.

Di tengah tekanan itu, Milan masih sempat menciptakan dua peluang emas. Pada menit kedelapan, misalnya, dari tengah kotak penalti, Ronaldinho berhasil menanduk umpan Andrea Pirlo yang sempat mengenai Nani, ke sudut kiri bawah gawang Edwin van der Sar. Sayang, bola sedikit melenceng dari sasaran.

Semenit kemudian, Klaas-Jan Huntelaar berpeluang mencetak gol. Berhasil mendapat posisi di tengah kotak penalti, ia mencoba menjangkau umpan Thiago Silva. Sayang, ia gagal dan bola pun terbuang keluar lapangan secara percuma.

Permainan Milan baru membaik ketika laga memasuki menit ke-15. Selain berhasil mengandaskan serangan lawan, Milan juga mampu melakukukan tekanan. Sayang, usaha mereka gagal membuahkan gol, sehingga skor 1-0 untuk MU bertahan hingga turun minum.

Sepanjang babak pertama, MU menguasai bola sebesar 57 persen dan menciptakan satu peluang emas dari empat usaha. Sementara itu, Milan berhasil melepaskan dua tembakan tepat ke gawang dari tujuh kali percobaan. (*)

Susunan pemain
MU:
Van der Sar; Evra, Vidic, Ferdinand, Neville; Nani, Scholes, Fletcher, Valencia; Park; Rooney
Milan: Abbiati; Janlukulovski, Thiago Silva, Bonera; Ambrosini, Pirlo, Flamini; Boriello, Ronaldinho, Huntelaar