


BARCELONA, KOMPAS.com - Sandro Rosell membuat kampanye mengejutkan dan bisa sangat kontroversial. Dia menyatakan akan membongkar tradisi sakral Barcelona yang tak mau memakai sponsor di kausnya, jika terpilih menjadi presiden klub itu.
Sejak didirikan 111 tahun lalu, Barcelona memang tak menjual seragam pemain untuk iklan. Sebab, klub ini bukan sekadar institusi bisnis. Barcelona adalah klub yang dimiliki komunitas. Sehingga, presidennya pun dipilih lewat pemilihan umum.
Sejak 2006, seragam Barcelona memasang logo UNICEF. Namun, ini bukan iklan, melainkan sebagai bagian dari sikap Barcelona menjadi duta badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) itu. Bahkan, Barcelona memberi donasi kepada UNICEF sebesar 1,5 juta euro (sekitar Rp 18,7 miliar) per tahun.
Rosell menilai, masalah keuangan harus menjadi pembahasan penting berkenaan dengan seragam Barcelona. Maka, jika dia menjadi presiden, ia akan menjual seragam klub untuk iklan atau sponsor.
Ini tentu akan menimbulkan kontroversi. Sebab, seragam Barcelona dinilai sakral dan tak boleh dijualbelikan. Sebab, Barcelona menganggap dirinya bukan sekadar klub, melainkan memiliki fungsi dan peran lebih luas dalam masyarakat. (AP)


