Kamis, 9 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Ronaldo Susahkan Milan
tjatur | Rabu, 10 Maret 2010 | 19:24 WIB
|
Share:

MANCHESTER, KOMPAS.com - Pelatih AC Milan, Leonardo, menilai, kepindahan Cristiano Ronaldo, dari Manchester United (MU) ke Real Madrid, akhir musim lalu berdampak buruk bagi Milan. Menurutnya, kepergian Ronaldo merupakan awal peningkatan performa penyerang MU Wayne Rooney dan ini membuat Milan terancam tak lolos ke perempat final Liga Champions.

Rooney sudah cukup lama dikenal sebagai salah satu penyerang berbakat. Namun, ia kesulitan mengoptimalkan performanya sebagai penyerang tengah karena hingga musim lalu, ia diplot bermain melebar dan melayani Ronaldo.

Begitu Ronaldo hengkang, ia dikembalikan ke posisi terbaiknya. Rooney pun menjelma menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di dunia. Milan sendiri telah merasakan tuah Rooney di leg pertama 16 besar Liga Champions, (16/2/2010).  Saat itu, Rooney mencetak dua gol yang menentukan kemenangan MU 3-2 atas Milan. Ini membuat Milan terbebani kewajiban menang 2-0 di leg kedua, untuk lolos ke delapan besar.

Rooney pun segera menjadi momok bagi Milan. Pasalnya, ketika masih diperkuat Ronaldo saja, MU tak sanggup mengalahkan Milan di San Siro. Leonardo yakin, seandainya Ronaldo tak pindah, Rooney masih biasa-biasa saja dan yang jelas tak akan membahayakan Milan seperti ini.

"Rooney adalah poin yang jelas mengenai referensi United. Rasanya luar biasa melihatnya berkembang, tumbuh, dan dewasa sebagai pemain. Mungkin ini adalah akibat kepergian Cristiano Ronaldo. Pasalnya, itu berarti, ia harus berkembang," ungkap Leonardo. (TEL)