

”Jika bermain Rabu malam, saya tidak akan takut. Bahkan saya akan sangat gembira karena saya adalah pemain Manchester United selama bertahun-tahun dan saya tahu apa artinya itu bagi seorang pemain,” kata Beckham, mantan pemain MU yang kini memperkuat AC Milan. ”Bermain di Old Trafford selalu sulit, sangat berat untuk menang, terutama dengan skor 2-0. Jika bisa bermain bagus dan menciptakan peluang, kami punya banyak pemain yang bisa mencetak gol. Kami sadar ini akan menjadi laga sulit, tetapi tidak ada yang mustahil.”
Delapan belas tahun sejak lulus dari Akademi MU sebagai bagian dari ”kelas 1992” yang sangat sukses, Beckham untuk pertama kalinya kembali ke Old Trafford untuk melawan MU. Di Old Trafford, Beckham mengawali karier yang membuatnya menjadi ikon sepak bola, menjadi salah satu olahragawan paling terkenal di Bumi.
Bukan hanya ketampanan yang membuatnya terkenal, melainkan juga efektivitasnya saat menguasai bola, terutama saat bermain sebagai pemain sayap kanan. Meski demikian, pada laga pertama di San Siro, posisi Beckham yang ditempatkan sebagai gelandang tengah tampil kurang efektif, membuat bos MU, Alex Ferguson, mengkritik strategi Pelatih Milan Leonardo.
Beckham dan Ferguson tentu saja memiliki sejarah yang berkaitan. Salah satu kemarahan Ferguson membuat Beckham harus dijahit dahinya, yang menjadi salah satu penyebab kepergian Beckham. Status ”selebriti” Beckham juga mengganggu Ferguson sehingga kemudian memutuskan melepaskan pemain yang mencetak 85 gol dalam 394 laga bersama MU itu ke Real Madrid pada tahun 2003.
Beckham tidak menyembunyikan rasa sukacitanya kembali ke Old Trafford meski bermain di klub lawan. ”Apakah saya tegang? Tidak, tetapi saya gembira karena untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun, saya kembali ke Manchester untuk bermain,” katanya kepada Milan Channel. ”Saya akan bertemu banyak teman yang mendukung saya selama bertahun-tahun. Selalu menjadi mimpi saya untuk bermain di Manchester dan saya tidak pernah berharap bermain di sini dengan seragam lain. Sekarang, kembali ke sini sebagai pemain Milan akan luar biasa.”
Belum dipastikan apakah Leonardo akan memasang Beckham sebagai starter. Leonardo sendiri mengindikasikan kemungkinan untuk memasang Klaas-Jan Huntelaar sebagai starter di sayap kanan. ”Tidak mudah beradaptasi bermain di posisi baru,” kata Leonardo seusai Milan bermain imbang 0-0 dengan AS Roma. ”Huntelaar sangat bagus di kanan. Kami percaya bakal menang dan saya selalu yakin dengan tim. Sudah jelas di Manchester kami harus bermain bagus dan mencoba menciptakan peluang.”
Kondisi Pato cukup meragukan, tetapi kemungkinan akan bermain setelah dimasukkan dalam skuad Milan. Pato, yang tidak bermain saat menghadapi Roma pekan lalu, menjadi kunci permainan Milan yang mengandalkan tiga penyerang.
MU sendiri juga memiliki masalah dengan striker Wayne Rooney yang cedera. Meski menyatakan kondisi Rooney meragukan, Ferguson kemungkinan akan tetap memainkan striker yang tengah dalam performa luar biasa itu. Rooney sudah kembali berlatih bersama para pemain MU lainnya dalam persiapan menghadapi Milan.
”Sayangnya, Rooney diragukan untuk menghadapi Milan,” kata Ferguson. ”Ini adalah sedikit kesialan yang kami alami. Lapangan Wembley (saat Inggris mengalahkan Mesir 3-1) telah membunuhnya. Saya puas dengan permainan Dimitar Berbatov melawan Wolve, jadi mungkin ia akan tampil sebagai starter.” Rooney menjadi andalan Ferguson untuk membongkar pertahanan Milan dan pada pertemuan pertama membuat pertahanan Milan berantakan dengan mencetak dua gol.
Beckham sendiri percaya, Rooney bakal tampil meski Ferguson menyatakan kondisi Rooney meragukan. ”Saya yakin Rooney akan bermain. Saya kira ia memang memiliki masalah dalam beberapa hari terakhir, tetapi ia mempunyai banyak waktu untuk memulihkan kondisi. Ia adalah pemain yang sangat hebat dan Alex Ferguson tentu akan berusaha memakai formasi terbaiknya,” kata Beckham. MU dipastikan tidak akan diperkuat oleh Michael Owen, Ryan Giggs, dan Wes Brown yang mengalami cedera.

