


ALMERIA, KOMPAS.com — Pelatih Barcelona, Josep "Pep" Guardiola, mengaku bingung dengan sejumlah keputusan wasit saat timnya menghadapi Almeria di pentas Divisi Primera, Sabtu (6/3/2010). Meski begitu, ia tetap bangga dengan pasukannya yang mampu meraih hasil imbang 2-2, walaupun bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-60.
Pada pertandingan itu, Barcelona tertinggal 0-1 akibat gol Domingo Cisma pada menit ke-12. Sekitar 16 menit sebelum Lionel Messi menyamakan kedudukan pada menit ke-42, wasit Carlos Clos Gomez mengusir Guardiola keluar lapangan karena berdebat dengan ofisial pertandingan.
Barcelona kemudian kembali tertinggal akibat gol bunuh diri Carles Puyol pada menit ke-57. Cobaan bertambah ketika Zlatan Ibrahimovic mendapat kartu merah akibat melanggar Domingo Cisma.
Tak berhenti sampai di situ, dalam satu momen, wasit Carlos Clos Gomez mengusir Guardiola untuk alasan yang tidak jelas. Toh, Barcelona masih mampu menutup laga dengan skor 2-2 berkat gol Messi pada menit ke-66.
"Tanya wasit alasan (dia mengusir saya). Tadi itu adalah pertandingan yang menarik. Kami menciptakan peluang dan saya harus mengucapkan selamat kepada tim karena mereka tak pernah menyerah," ujar Pep.
"Ketika Anda bermain dengan sepuluh pemain, lawan berusaha keras untuk menang. Secara umum, kami mengalami kesulitan bermain melawan tim yang terorganisasi dan termotivasi dengan baik," ucapnya.
"Saya gembira. Kami selalu mencoba menang. Namun, itu adalah pertandingan yang juga memungkinkan kami kalah. Kami tertinggal 1-2 dan bermain dengan sepuluh pemain dan tim merespons. Kami menggulirkan bola dengan baik. Masih ada laga tersisa," sambungnya.
Mengenai pengusiran Ibrahimovic, Guardiola hanya mengatakan, "Saya tak melihat."
Hasil imbang ini memang belum mengubah status Barcelona sebagai penguasa klasemen sementara. Namun, saat ini, mereka dan Real Madrid sama-sama memiliki 62 poin. Media-media Spanyol yakin, klasemen akhir akan sangat ditentukan oleh hasil duel "El Clasico", April mendatang. (MRC)

