Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
LIGA INDONESIA
Persela Menuai Malu di Kandang Sendiri
Jumat, 05 Maret 2010 | 03:23 WIB
|
Share:

Lamongan, Kompas - Persela Lamongan menuai malu saat menjamu Persiba Balikpapan dalam lanjutan kompetisi Djarum Liga Super, Kamis (4/3) di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur. Bermain di hadapan ribuan pendukungnya, ”Laskar Joko Tingkir” menyerah 0-1. Gol semata wayang itu dicetak Ferry Ariwan tujuh menit sebelum pertandingan selesai.

Pemain Persela menguasai penuh jalannya pertandingan sepanjang 45 menit pertama. Tercatat empat peluang emas diciptakan penyerang Persela yang gagal berbuah gol. Penampilan cemerlang kiper Persiba, I Made Wirawan, mampu mematahkan gempuran bertubi-tubi yang dilancarkan Persela.

Memasuki babak kedua, Persiba mampu mengimbangi permainan Persela. Walaupun mampu meladeni gempuran Persela, permainan berjalan membosankan, tidak lagi banyak peluang tercipta.

Bahkan, dua pemain asing Persela ditarik keluar karena tidak mampu menampilkan permainan terbaik mereka. Sebelumnya, Ham Hyong-kyu ditarik keluar pada menit 42 digantikan Jimmy Suparno. Namun, pergantian pemain di tubuh Persela pada babak kedua tidak mampu mengubah keadaan.

Petaka bagi Persela terjadi pada menit ke-83. Ferry yang mendapat umpan matang dari lini tengah Persiba mampu mengelabui dua pemain belakang Persela. Tendangan keras kaki kanan pemain bertubuh mungil tersebut mengarah ke sisi kanan gawang yang gagal dijangkau Choirul Huda.

Seusai pertandingan, Widodo menyatakan bertanggung jawab atas kegagalan timnya menundukkan Persiba. Ia bahkan siap untuk dipecat jika pihak manajemen Persela menginginkan hal itu. Namun, ia tetap akan berusaha memberikan yang terbaik bagi tim jika masih dipercaya sebagai pelatih.

”Kami banyak menciptakan peluang, tetapi semua gagal berbuah gol. Pemain depan kami terlalu egois dan komunikasi antarpemain juga buruk,” ujar Widodo yang juga mantan asisten pelatih tim nasional itu.

Pelatih Persiba Haryadi menambahkan, kunci keberhasilan timnya menang atas Persela adalah Mijodadic dan kawan-kawan bisa bermain dengan sabar. Menurut dia, instruksi kepada pemain agar bermain lebih tenang dan telaten membuahkan hasil. Ia mengaku beruntung atas gagalnya beberapa peluang emas Persela berbuah gol.

Ditunda

Pertandingan antara PPSM Sakti Magelang dan PSIS Semarang di Stadion Abu Bakrin, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (4/3), yang sudah memasuki babak kedua, ditunda hingga Jumat (5/3) ini akibat hujan deras.

“Pertandingan tidak mungkin dilanjutkan karena kondisi lapangan sudah benar-benar tidak memungkinkan,” ujar ketua panitia pelaksana pertandingan, Sudjendro. Pertandingan yang digelar hari ini akan melanjutkan sisa laga 20 menit yang terhenti akibat hujan.

”Jika stadion sudah dilengkapi lampu, pertandingan bisa ditunda hanya sekitar satu atau dua jam,” ujarnya.

Hujan gerimis turun sejak babak pertama dimulai. Hujan sempat berhenti, tetapi kembali turun di akhir babak pertama dan semakin deras di babak kedua. “Karena ditunda, perbaikan penampilan akan kami buktikan hari ini,” ujar Asisten Pelatih PPSM Widiantoro. (EGI/APO)