Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Tevez: Gara-gara Selingkuh, Terry Bisa Mati di Argentina
lou | Kamis, 04 Maret 2010 | 16:35 WIB
|
Share:

MANCHESTER, KOMPAS.com - Masih ramai soal perselingkuhan John Terry dengan mantan kekasih Wayne Bridge, kini Carlos Teves angkat bicara mengenai masalah itu. Menurut pemain Manchester City tersebut, jika kejadian ini terjadi di Argentina, maka Terry bisa dibunuh.

Pasalnya, berpacaran dengan kekasih atau mantan kekasih dalam satu tim, bisa berakibat fatal di tanah kelahiran Tevez. Striker yang berasal dari Fuerte Apache, Buenos Aires, mengatakan, Terry sangat tega.

"Mengenai apa yang telah dilakukan Terry kepada Bridge, sungguh rumit. Aku tidak habis berpikir bagaimana Terry bisa melakukan hal itu dengan Bridge. Sangat salah menurutku. Terry tak punya moral. Aku heran ia tega melakukan itu pada Bridge."

"Jika saja Terry tinggal di kampung halamanku, ia pasti tak akan berumur panjang. Setidaknya ia akan kehilangan kaki atau lebih parah dari itu. Pokoknya ia tidak akan bertahan hidup."

Tevez sempat bersitegang dengan Terry saat pertandingan Chelsea melawan Manchester City di Stamford Bridge, yang berakhir dengan kemenangan City, 4-2. Namun ia menyangkal perseteruannya itu disebabkan perlingkuhan Terry terhadap mantan kekasih Bridge.

"Aku bertengkar dengan Terry bukan karena masalah itu. Aku kesal dengannya karena ia menarik kaosku. Aku tidak suka dengan perlakuannya. Akibatnya, aku sangat marah saat itu," jelasnya.

Tevez juga menjelaskan perseteruannya dengan pemain Chelsea lainnya, Michael Ballack. Ia mengakui tidak menyukai sikap pemain asal Jerman tersebut.

"Aku selalu punya masalah dengan Ballack. Tetapi, seharusnya Anda bisa mengerti itu. Karena semua itu hanya terjadi di lapangan sepak bola. Dan tidak dijadikan masalah pribadi di antara kami. Mungkin ia tak suka padaku, seperti aku tidak menyukainya. Karena dalam lapangan, kami tidak punya pengertian satu sama lain," lanjutnya. (SUN)