Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Suporter Kembali Tekan Pemilik Liverpool
hpr | Kamis, 04 Maret 2010 | 07:33 WIB
|
Share:
AFP/Paul Ellis
Para suporter Liverpool membentangkan spanduk yang megecam pemilik klub, Tom Hicks dan George Gillet, sebagai penipu dan harus pergi.

TERKAIT

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Kelompok pendukung Liverpool, Spirit of Shankly, mendirikan sebuah billboard sebagai bentuk protes kepada pemilik "The Reds", Tom Hicks dan George Gillet.

Spirit of Shankly menuding Hicks dan Gillet telah gagal mengelola keuangan klub dan lebih banyak menumpuk utang. Akibatnya, bunga pinjaman terus membengkak sehingga membuat Liverpool jatuh ke dalam krisis. Hal ini berimplikasi kepada melorotnya prestasi "Si Merah" pada musim ini.

Kondisi klub semakin karut marut ketika ada sebuah wacana duo pemilik tersebut akan menjual saham klub, stadion, hingga pemain top. Tentu saja wacana ini mendapatkan tentangan keras dari para pendukung Liverpool termasuk Spirit of Shankly. Wujud protes itu mereka tuangkan dengan membuat poster dan billboard. Media tersebut untuk memberikan tekanan kepada sang pemilik tanpa batas waktu.

"Kami sebagai pendukung tak senang kepada Gillet dan Hicks. Ini adalah bagian dari kampanye untuk menunjukkan bahwa mereka ditolak. Sebelumnya, waktu protes terbatas hanya pada waktu pertandingan. Namun, kami melakukan segalanya yang kami mampu dan memutuskan meluaskan aksi. Kami memiliki uang dan kami merasa harus menghabiskannya demi aksi ini," ujar juru bicara The Spirit of Shankly, Jay McKenna. (SUN)