Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Diduga Lempari Mobil RI-1, Suporter Persitara Diperiksa di Polda
Soelastri Soekirno | made | Rabu, 03 Maret 2010 | 16:27 WIB
|
Share:
KOMPAS/SOELASTRI SOEKIRNO
Dua suporter Persitara, Acok dan Atok (sebelah kiri), Rabu (3/3/2010) sore sedang dimintai keterangan polisi di halaman Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya.

JAKARTA, KOMPAS.com — Diduga melempari mobil iring-iringan RI-1, di kawasan Kuningan, lima metromini dan satu bus Mayasari Bakti yang memuat suporter Persitara Jakarta Utara digelandang ke Polda Metro Jaya, Rabu (3/3/2010). Saat itu para suporter hendak menuju Stadion Sumantri Brojonegoro, sedangkan mobil iring-iringan RI-1 meluncur dari arah Cawang.

Kenapa digiring ke Polda, saya belum tahu.

Syarif, koordinator suporter Persitara Jakarta Utara, menyatakan tidak tahu-menahu kenapa mereka digiring ke Polda Metro Jaya. Saat itu dia memang ikut iring-iringan mobil suporter untuk mengawasi para suporter menuju Stadion Sumantri Brojonegoro, Kuningan. "Kenapa digiring ke Polda, saya belum tahu," katanya.

Saat ini Syarif masih diperiksa di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Condro Kirono hanya menyebutkan para suporter Persitara tadi memenuhi atap metromini dan bus Mayasari Bakti sehingga polisi menggiring mereka ke Polda untuk diberitahu dan diperingatkan. Setelah itu dua metromini dan satu bus Mayasari Bakti diizinkan meninggalkan Polda Metro Jaya. Sementara tiga metromini beserta penumpangnya (suporter Persitara) masih berada di Polda Metro Jaya.

Di dalam metromini trayek 41 Pulogadung-Tanjung Priok itu, polisi menemukan botol-botol minuman keras, sebilah celurit, dan stik baseball. Belum diketahui siapa pemiliknya.

Para suporter Persitara ini hendak menuju Stadion Sumantri Brojonegoro untuk menyaksikan pertandingan Persitara melawan PSPS Pekanbaru. Sebenarnya pertandingan ini tidak boleh disaksikan para penonton.