


TURIN, KOMPAS.com — Pelatih Juventus Alberto Zaccheroni mengungkapkan bahwa kelelahan fisik merupakan penyebab utama kekalahan timnya dari Palermo. Dalam kondisi seperti itu, katanya, melukai lalat saja Juve kesulitan.
Juventus baru saja ditundukkan tamunya, Palermo 2-0, Minggu atau Senin (1/3/2010) dini hari WIB. Akibat kekalahan itu, Juve pun kini terlempar dari jajaran empat besar atau berada di urutan ke-6.
Menurut Zaccheroni, timnya tak berdaya karena fisik "Si Nyonya Tua" terkuras akibat Liga Europa. "Palermo pintar karena membiarkan kami menghabiskan tenaga pada babak pertama. Kami bermain dengan sepak bola yang baik, tetapi terlalu lambat. Melukai lalat saja kami tak bisa," kata Zac.
Zac mengaku sudah mengerti kekurangan Juve. "Saya mulai mengerti Juve. Kami berhasil mendapatkan poin pada pertandingan sebelumnya karena tetap bersatu dan pemain yang bertanding menunjukkan kerja keras. Namun, dengan komitmen kami di Liga Europa, kami membutuhkan pilihan (pemain) baru di tim utama," ungkapnya.
Lini tengah merupakan masalah utama Juve melawan Palermo karena duet Mohamed Sissoko dan Felipe Melo kehabisan bensin pada babak kedua. "Kebugaran kami sudah menurun saat melawan Bologna pekan lalu. Namun, kami berhasil mengatasinya dengan mengganti beberapa pemain di lini tengah. Malam ini, pada babak kedua, kami kelelahan. Untuk lini tengah yang merupakan mesin tim, saya tidak punya stok lagi," aku Zac. (FBI)

