Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Gempa Cile: 22 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan Gedung
hertanto | Minggu, 28 Februari 2010 | 09:56 WIB
|
Share:

SANTIAGO, KOMPAS.com — Satu tim penolong, Sabtu (27/2/2010) waktu setempat, menyelamatkan sedikitnya 22 orang dari sebuah apartemen 15 lantai di Concepcion, kota terbesar kedua di Cile. Demikian menurut regu pemadam Cile.

Korps Relawan Pemadam melakukan upaya pertolongan dengan bantuan anjing terlatih. Bangunan yang ambruk itu dibangun kurang dari dua tahun, dan sebagian berisi 200 orang ketika gempa dengan kekuatan 8,8 skala Richter mengguncang negeri tersebut, Sabtu dini hari.

Gempa kuat itu mengguncang Cile pukul 03.34 waktu setempat atau pukul 14.34 WIB, meruntuhkan rumah dan rumah sakit, dan memicu tsunami yang bergelombang mengancam seluruh wilayah Pasifik.

Korban jiwa saat ini mencapai 214 orang dan diperkirakan bertambah sementara waktu berlalu. Pusat gempa hanya berjarak 115 kilometer dari Concepcion, kota terbesar kedua di Cile.

Tsunami setinggi tiga meter diperkirakan menerjang pantai Pasifik Jepang setelah gempa di Cile, Sabtu, tersebut, demikian peringatan Badan Meteorologi Jepang, Minggu (28/2/2010). Tsunami itu diperkirakan menerjang Pulau Hokkaido dan Izu-Ogasawara sekitar pukul 13.00 waktu setempat, lalu diikuti oleh daerah lain di sepanjang pantai Pasifik Jepang.

Lembaga tersebut baru saja mengeluarkan peringatan tsunami untuk daerah itu.

Pacific Tsunami Warning Center (PTWC), Sabtu, mencabut peringatan tsunami buat wilayah Hawaii bahwa wilayah itu nyaris dilanda bencana saat tsunami lewat.

"Kelihatannya Hawaii 'lolos dari lubang jarum' karena kondisi paling buruk tampaknya telah lewat. Jelas ada tsunami di laut dan kami harus mengungsi," kata Gerard Fryer dari pusat tersebut, yang bermarkas di Hawaii.

Gelombang pertama tsunami yang dipicu oleh gempa di Cile mulai memengaruhi Hawaii menjelang sore. Gelombang ini mencapai Hilo Bay di Big Island sekitar pukul 11.15 waktu setempat atau sedikit lebih lambat dari perkiraan.

Tinggi gelombang mencapai lima kaki. Namun, gelombang tersebut lebih menyerupai lonjakan ombak.

Pulau lain di Hawaii juga menghadapi naik-turunnya gelombang di pantai. Adapun sejauh ini belum ada laporan mengenai kerusakan.

Sumber :
ANT