


MALANG, Kompas.com - Kembali kesebelasan asal Indonesia gagal membuktikan prestasinya di pentas internasional. Pada kualifikasi Grup G Piala AFC 2010, Rabu (24/2/10) di Stadion Gajayana, tuan rumah Persiwa Wamena dipermalukan tamunya VB Sports Maldives, dengan skor tipis 2-3.
"Kami sepanjang pertandingan sebenarnya sudah bermain bagus. Hanya saja kemudian banyak peluang yang tidak bisa dimanfaatkan. Mungkin ini karena hilangnya konsentrasi dan juga salah komunikasi," ujar Pelatih Persiwa Wamena, Zaenal Abidin, dalam konferensi persnya.
Salah komunikasi yang dimaksud adalah kesalahan membaca posisi pemain lawan, yang semula dinilai offside namun oleh wasit ternyata dinyatakan tidak.
Tuan rumah Persiwa awalnya terlihat cukup memimpin permainan. Di menit ke-10, heading bomber kesebelasan berjuluk "Badai Pegunungan Tengah" itu berhasil menggoyang jaring kesebelasan asal Maladewa, VB Sports Maldives yang dijaga kiper Imran Mohammed. Keunggulan tersebut bertahan hingga babak pertama usai.
Usai turun minum, kesebelasan Maladewa meningkatkan tempo permainan. Mereka mulai banyak melakukan serangan balik yang membahayakan gawang Persiwa yang dijaga kiper Timotius Mote.
Menit ke-52, para pemain Maladewa membuat satu serangan balik cepat melalui kaki striker Ali Umar dan Ali Ashfaq. Umpan cepat Umar pada Ashfaq gagal dibendung Timotius, dan membuat jaringnya jebol untuk pertama kalinya hari itu. Kedudukan 1-1 untuk kedua kesebelasan.
Gol berikutnya dicetak striker Persiwa, Eddie Foday Boakai di menit ke-63. Umpan matang dari tengah dengan satu sentuhan langsung ditembakkan ke jaring lawan.
Hanya dua menit berselang, kesebelasan Maladewa dengan cepat membalas gol tersebut. Memanfaatkan tendangan hukuman dari gelandang asal Austria, Husein Cengiz, pemain belakang Maladewa, Akram, berhasil menggoyang jala pertahanan Persiwa dengan sebuah heading. Kedudukan 2-2 bagi kedua kesebelasan.
Menit ke-71, tuan rumah Persiwa harus bermain dengan sepuluh pemain karena gelandangnya Fendry Mofu diganjar kartu merah oleh wasit Zhao Liang asal China. Kartu merah dikeluarkan setelah Mofu terkena akumulasi kartu merah karena mengganjal keras seorang pemain Maladewa.
Kesebelasan tamu kembali menambah gol di menit ke-88 melalui kaki striker Ali Umar. Umar mendapat umpan dari bola muntah kiper Persiwa, usai mendapat tendangan hukuman dari Husein Cengiz. Keunggulan 3-2 bagi kesebelasan Maladewa bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.
"Kami benar-benar membuktikan bahwa kami datang bukan sebagai turis. Kami datang untuk bermain bagus dan menang," ujar pelatih Maladewa, Bahtiyar Can Vanli.
Setelah pertandingan ini, Persiwa akan menjalani partai tandang ke Thailand pada 17 Maret 2010 mendatang. Persiwa akan melawan rekan satu grup lainnya, Muang Thong United di Thunderdome Stadium.
Laga kandang Persiwa berikutnya di Stadion Gajayana Malang baru akan dilakoni pada 7 April 2010. Saat itu Parsiwa akan menghadapi kesebelasan South China Hongkong.
Dalam Grup G, Persiwa bersaing dengan Muang Thong United Thailand, VB Sports Maldives, dan South China Hongkong.

