

SURABAYA, KOMPAS.com - Tak semua pendukung Persebaya Surabaya atau "Bonek" menuntut pelatih Danurwindo mundur. Asalkan Persebaya selalu tampil baik seperti ketika melawan Arema Malang, Minggu (21/2/2010), para "Bonek" tidak ingin mengusik posisi Danurwindo.
"Sejauh ini memang ada komponen suporter mendesak Danur mundur. Ini karena penampilan Persebaya musim ini kurang memuaskan. Tapi desakan itu tidak muncul dari semua komponen bonek," ujar Koordinator Wilayah (Korwil) Suporter Persebaya, Imron, saat dikonfirmasi, Rabu (24/2/2010).
Imron menuturkan, keberadaan Danurwindo di tim "Bajul Ijo" masih akan terus diuji lewat penampilan tim dalam menghadapi beberapa pertandingan ke depan. Di antaranya, menjamu Persijap Jepara di Stadion Tambak Sari Surabaya, Rabu (24/2/2010) ini.
"Bonek" berharap agar Anderson Da Silva dan kawan-kawannya menunjukkan penampilan mengesankan saat menjamu klub asal Jawa Tengah itu. Pasalnya, itu akan menjadi bahan evaluasi suporter soal keberadaan Danurwindo di Surabaya.
Disinggung soal sosok yang mungkin bisa menggantikan Danurwindo kelak, Imron belum bisa menjelaskan secara rinci. "Yang jelas sosok pengganti Danur diharapkan bisa guyup pada semua pihak, termasuk pada pemain dan supporter," ucapnya.
Sebelumnya, Manajer Persebaya, Saleh Ismail Mukadar, menegaskan bahwa Persebaya tetap mempertahankan Danurwindo meski mereka kalah dari Arema. Pihak manajemen menilai, saat itu Persebaya bermain baik dan kalah karena buruknya kepemimpinan wasit.
Di tangan Danurwindo, musim ini Persebaya masih sulit keluar dari klasemen papan tengah Liga Super Indonesia. Persebaya berada di peringkat 12 dengan mengumpulkan 25 angka.

