


JAKARTA, Kompas.com - Panitia pelaksana (Panpel) pertandingan Persik Kediri harus siap-siap menerima sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Ini menyusul tewasnya seorang suporter Persik saat menyaksikan pertandingan tim kesayangannya menjamu Persib Bandung di Stadion Brawijaya Kediri, Selasa (9/2/10).
Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengatakan, panpel Persik harus bertanggung jawab atas tewasnya suporter tersebut, yang belakangan diketahui bernama Supar (30). "Panpel Persik harus bertanggung jawab, karena lalai melaksanakan kenyamanan dan keamanan penonton," ungkapnya di Sekretariat PSSI, Rabu (10/2/10).
Seperti diketahui, Supar yang merupakan salah satu pendukung setia Persik tewas karena terjatuh dari atas tribun penonton akibat terdorong oleh penonton yang penuh sesak. Menurut Nurdin, panpel Persik harus bisa menyiasati membeludaknya penonton dengan memasang layar lebar di luar stadion.
"Jika penonton sudah membeludak, harusnya penjualan tiket dihentikan, dan diarahkan ke layar lebar yang disediakan sebelumnya oleh panpel," ujarnya.
Karena tidak adanya kreativitas dari panpel Persik dan tiket masuk pun diperbanyak, akhirnya terjadi penumpukkan di atas tribun penonton. Padahal tembok stadion bisa dipanjat.
"Jika sudah terjadi penumpukkan penonton di tribun penonton, tentu sudah tidak nyaman dan aman lagi saat menyaksikan pertandingan," kata Nurdin lagi.
Menurut Nurdin, panpel Persik harusnya memahami benar masalah kenyamanan dan keamanan bagi penonton dan tim tamu saat melaksanakan pertandingan. Semuanya sudah ada regulasinya, jika regulasi dilanggar tentu akan menerima sanksi yang akan diberikan oleh komdis PSSI, jelasnya.


