Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Gasak Cagliari, Inter Tambah Mapan
tjatur | Minggu, 07 Februari 2010 | 22:41 WIB
|
Share:
AFP/GIUSEPPE CACACE
Penyerang Inter Milan, Goran Pandev, merayakan golnya ke gawang Cagliari, dalam duel lanjutan Serie-A, Minggu (7/2/2010).

MILAN, KOMPAS.com - Inter Milan menggasak Cagliari 3-0 dalam duel lanjutan Serie-A, di Giuseppe Meazza, Minggu (7/2/2010). Inter kini mengoleksi 52 poin atau unggul sepuluh angka dari AC Milan di tempat kedua.

Kedua kubu bermain terbuka sejak menit awal. Pertandingan pun diwarnai banyak perebutan bola sengit di sektor tengah. Meski begitu, dengan keunggulan individu, Inter mampu unggul lebih dulu melalui Goran Pandev di menit keenam. Memanfaatkan bola liar di tengah kotak penalti musuh, Pandev mengirim bola masuk ke sudut kanan bawah gawang Michael Agazzi.

Gol itu tak membuat Cagliari lantas melupakan niat menyerang. Mengandalkan permainan sayap yang dimotori Andrea Lazzari dan Davide Biondini. Sayang, belum lagi mampu menyamakan kedudukan, Cagliari dipaksa melihat gawangnya bobol untuk kedua kalinya oleh tembakan Milito di menit ke-20. Memanfaatkan umpan Maicon, Milito menanduk bola ke sudut kiri atas gawang Cagliari.

Lagi-lagi, Cagliari menolak menyerah dan semakin gencar melakukan serangan. Kerja keras mereka membuahkan gol dari kaki Matri di menit ke-33. Sayang, wasit menganulir gol itu karena menilai Matri berada dalam posisi off-side saat menerima umpan Nene. Padahal, melalui tayangan ulang, meski berada dalam posisi off-side, Matri membobol gawang Inter dengan memanfaatkan bola dari Davide Santon, yang menekel Nene.

Pemain Cagliari melakukan protes keras, namun keputusan wasit tak berubah. Hal ini membuat Cagliari bermain semakin ngotot. Sayang, meski tak kebobolan, mereka sama sekali gagal mengejar memperpendek jarak hingga berbunyinya peluit turun minum.

Gairah Cagliari untuk bangkit di babak kedua sedikit terganggu, menyusul gol ketiga Inter yang yang dicetak Diego Milito di menit ke-47. Memanfaatkan umpan Pandev, Milito yang berdiri di tengah kotak penalti, menembakkan bola masuk ke sudut kiri bawah gawang Cagliari.

Tak berlama-lama meratapi kelalaian barisan belakang, Cagliari malah semakin ngotot melancarkan serangan. Sayangnya, meski mampu menciptakan peluang, hal itu tak diikuti oleh keberuntungan gol. Sepasang tembakan tepat ke gawang yang dilepas Matri dan Nene di menit ke-50, misalnya, kandas di tangan Cesar.

Rasa penasaran membuat Cagliari terus menaikkan tensi gempuran dan semakin rajin menciptakan peluang. Sayang, usaha mereka cuma efektif untuk meredam serangan Inter, tetapi tak kunjung membuat mereka bisa mengikis jarak.

Susunan pemain:
Inter: Cesar; Santon, Samuel, Cordoba, Maicon; Motta (Mariga  76), Cambiasso, Zanetti; Milito (Balotelli 82), Eto'o (Muntari 59), Pandev
Cagliari: Agazzi; Agostini, Antori, Canini, Dessena; Conti; Lazzari, Biondini (Barone 56); Jeda (Radja Nainggolan 84); Matri, Nene (Larrivey 60)