Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Seri, Juventus Jauhi Liga Champions
tjatur | Minggu, 07 Februari 2010 | 04:33 WIB
|
Share:
AFP
Bek Juventus, Nicola Legrottaglie.

LIVORNO, KOMPAS.com - Juventus cuma mampu bermain imbang 1-1 dengan Livorno, dalam duel Serie-A, Sabtu (6/2/2010). Juventus kini berada di peringkat keenam dengan 35 poin, atau kalah tiga angka dari Napoli di tempat keempat.

Juventus pantas kecewa dengan hasil tersebut. Pasalnya, mereka sudah mencoba melakukan segala cara untuk mengakhiri rekor buruk tak pernah menang dalam empat laga Serie-A terakhir.

Untuk memperbesar peruntungan, Juventus menghdapi Livorno dengan memainkan pola andalan pelatih Alberto Zaccheroni, 3-4-1-2. Juventus kemudian memang bermain lebih agresif dan dominan. Namun, karena baru menggunakan taktik ini, permainan Juventus tampak kurang seimbang, terutama lini belakang.

Hal itu terlihat dari sejumlah ancaman Livorno yang terjadi dalam serangan balik. Untungnya, ketika barisan tengah dan belakang gagal mengantisipasi serangan, Buffon mampu beberapa kali melakukan penyelamatan.

Namun, sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Sesigap-sigapnya Buffon, ia toh terpaksa memungut bola tembakan Antonio Filippini dari gawangnya di menit ke-26. Memanfaatkan umpan Luigi Vitale, Filippini mengirim bola ke sudut kanan atas gawang Buffon.

Gol itu tak mengubah permainan Juventus. Mereka tetap mempertahankan tekanan dan masih sering melupakan pertahanan. Toh, meski masih belum menemukan keseimbangan, mereka mampu selamat dari sejumlah ancaman dan bahkan bisa menyamakan kedudukan melalui gol Nicola Legrottaglie di menit ke-42. Memanfaatkan umpan Diego, Legrottaglie menanduk bola masuk ke sudut kanan bawah gawang     Rubinho.

Sepanjang babak pertama, Juventus menguasai bola sebanyak 53 persen dan menciptakan dua tembakan tepat ke gawang dari tiga percobaan. Sementara itu, Livorno membuat dua peluang emas dari tujuh kali usaha.

Memasuki babak kedua, permainan tak banyak berubah. Juventus lebih banyak menguasai bola, namun kesulitan membangun serangan efektif. Hal ini membuat kepercayaan diri Livorno bangkit, terutama ketika melakukan serangan balik.

Memasuki menit ke-70, Juventus betul-betul tertekan oleh Juventus. Selain sering kehilangan bola, mereka juga gagal meredam gempuran cepat Livorno dari sektor sayap. Dalam keadaan itu, Buffon tampil prima menggagalkan sejumlah peluang emas Livorono.

Keadaan Juventus belum membaik ketika wasit Christian Brighi mengganjar Felipe dengan kartu kuning kedua di menit ke-82. Ini membuat Juventus semakin sulit menciptakan peluang gol dan terus terancam kebobolan. Hanya berkat Buffon-lah, Juventus akhirnya bisa membawa pulang satu angka dari Livorno.

Sepanjang 90 menit, Juventus menguasai bola sebanyak 57 persen dan menciptakan tiga peluang emas dari enam usaha. Sementara itu, Livorno melepaskan empat tembakan tepat ke gawang dari 12 percobaan. (*)

Susunan pemain:
Livorno:
Rubinho; Diniz, Knezevic, Perticone; Vitale, Filippini, Mozart, Pulzetti (moro 81), Raimondi (Marchini 60); Bellucci (Di Gennaro 86); Lucarelli
Juventus: Buffon; Chiellini, Legrottaglie, Cannavaro (Zebina 51); Grosso (De Ceglie  75), Melo, Candreva, Caceres; Diego; Amauri, Del Piero (Giandonato 84)