


MILAN, KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, meredam konflik dengan menyatakan tak ada masalah lagi antara dirinya dengan Balotelli.
Pelatih asal Portugal itu sempat kesal dengan tingkah Balotelli saat Inter menjamu Fiorentina di leg pertama semifinal Piala Italia, Rabu (3/2/2010). Mourinho geram karena Balotelli tak melaksanakan instruksinya dari pinggir lapangan. Kekesalannya memuncak setelah melihat Balotelli melempar sarung tangannya sesaat digantikan Thiago Motta pada ke-68.
Menyadari bahwa konflik akan memecah kesatuan tim dan memperburuk hubungannya, Mourinho membuka pintu maaf terlebih dahulu. Ia pun berharap Balotelli bisa melupakannya dan kembali menunjukkan performa terbaiknya.
"Balotelli? Saya selalu menaruh perhatian mengenai penampilannya di lapangan. Saya suka dengan penampilannya saat melawan Chievo, AC Milan, Juventus, dan Fiorentina. Saat melawan Fiorentina, dia menyadari bahwa tim berada dalam kesulitan. Dia harus melupakan segalanya dan harus berkorban segalanya," beber mantan pelatih Chelsea itu.
Balotelli memang selalu menjadi sorotan publik. Ia dikecam dan dicemooh oleh pendukung Juventus karena menilainya sering melakukan tindakan provokatif. (IC)

