


LONDON, KOMPAS.com - Mantan pelatih Arsenal, George Graham, tidak yakin Arsenal bakal menjuarai Premier League musim ini. "The Gunners" sudah salah arah karena ngotot bermain indah seperti Barcelona.
Arsenal sebetulnya berhasil menguasai klasemen Liga Inggris dua pekan lalu. Namun, mereka kembali anjlok dan malah kalah dari Manchester United minggu lalu.
Graham menilai, "Meriam London" terlalu memaksakan bermain indah seperti Barcelona. Padahal, cara itu belum tentu cocok di Premier League. Kekalahan melawan MU dan Chelsea adalah bukti bahwa permainan cantik seperti itu jarang berhasil.
"Arsenal punya masalah pada laga-laga besar dan telah dikalahkan oleh musuh-musuh besar mereka," kata Graham kepada The Sun. "Arsene Wenger punya keyakinan besar dalam total football. Dia suka cara bermain Barcelona dan saya rasa dia ingin Arsenal berkembang seperti itu."
"Namun, pertanyaan besarnya adalah apakah Anda bisa melakukannya di sepak bola Inggris. Ketika Arsene datang ke Arsenal, dia sukses menangani pemain dalam hal teknik, tenaga, kekuatan, dan serangan," papar pelatih Arsenal era 1986–1995 itu.
"Yang ingin saya tanyakan kepadanya sekarang adalah, 'Mengapa Anda mengubah filosofi itu?' Lihat kuartet bek United, Minggu lalu, saya rasa Arsenal punya peluang mengalahkan mereka. Namun, saya keliru. Arsenal tidak punya kekuatan yang sama dengan United," ujarnya.
Graham memang senang dengan permainan indah yang diperagakan Cesc Fabregas dkk selama empat tahun terakhir. Namun, ia menyayangkan Wenger yang tak punya taktik lain jika permainan seperti itu gagal menembus lawan. Graham juga menyangsikan pernyataan Wenger yang berani bertanggung jawab jika tak meraih trofi musim ini.
"Setiap orang suka menonton Arsenal karena mereka mengumpan bola lebih cepat dan lebih baik dibanding tim lain. Namun, jika Arsene punya rencana lain ketika mereka berbuat salah, saya tidak melihat itu. Prioritas Arsene bukan memenangkan trofi, tapi soal cara mereka main," kritik Graham.
Akhir pekan ini Arsenal akan menghadapi Chelsea di Stamford Bridge. Jika kalah, jalan Arsenal menuju juara Liga Inggris akan semakin sempit.

