Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Piala Italia
Gebuk Udinese, Roma Tatap Final
tjatur | Jumat, 05 Februari 2010 | 04:42 WIB
|
Share:
AFP/ALBERTO PIZZOLI
Penyerang AS Roma, Mirko Vucinic (kanan), merayakan golnya ke gawang Udinese, dalam duel leg pertama semifinal Piala Italia, KRabu (4/2/2010).

ROMA, KOMPAS.com — AS Roma memperbesar peluang lolos ke final Piala Italia setelah menyikat Udinese 2-0 di leg pertama semifinal Piala Italia di Olimpico, Kamis (4/2/2010). Sepasang gol Roma dicetak oleh Mirko Vucinic dan Philippe Mexes.

Meski tampak perkasa, performa Roma sebetulnya tidak bisa disebut meyakinkan. Sejak menit awal, meski mendominasi penguasaan bola, Roma bermain kurang lugas dan lambat menentukan arah serangan. Dalam beberapa kesempatan, barisan tengah mereka sering terlalu lama menguasai bola, menimbang-nimbang hendak membangun serangan dari sektor kiri, tengah, atau kanan.

Hal itu membuat Fransesco Totti dan Mirko Vucinic sering turun menjemput bola dan membawanya kembali ke depan. Namun, karena kurang dukungan, Vucinic dan Totti juga sering kehilangan bola dan serangan pun kandas di tengah jalan.

Di tengah kebuntuan serangan, Vucinic berhasil membobol gawang Samir Handanovic pada menit ke-12. Memanfaatkan umpan Daniele De Rossi, Vucinic melakukan penetrasi dan mengirim bola masuk ke dalam jaring Samir Handanovic.

Sayangnya, gol itu tak diikuti oleh perbaikan performa. Roma masih bermain dalam tempo lambat dan banyak membuang waktu dengan penguasaan bola di lini tengah. Selain itu, ketika mendapat peluang, Roma sering menuntaskannya secara buru-buru. Akibatnya, banyak tembakan melenceng keluar sasaran.

Pada menit ke-35, misalnya, Rodrigo Taddei melakukan tembakan jarak jauh yang melambung di atas mistar gawang Handanovic. Padahal, saat itu ia memiliki ruang untuk berpenetrasi dan mendapat ruang tembak lebih baik.

Permainan Roma tampaknya tidak akan menghasilkan gol tambahan sampai Vucinic dilanggar di luar kotak penalti lawan dan wasit Mauro Bergonzi mnghadiahkan tendangan bebas pada menit ke-39. David Pizarro yang dipercaya melakukan eksekusi mengirim bola ke tengah kotak penalti. Bola kemudian ditanduk oleh Philippe Mexes dan masuk ke gawang Udinese.

Lagi-lagi, gol itu tak disusul peningkatan performa Roma. Bahkan, pada babak kedua, Roma berbalik ditekan. Udinese yang bermain lebih agresif berhasil memperbaiki penguasaan bola dan berhasil merangsek sampai sekitar kotak penalti dan melepaskan tembakan-tembakan spekulasi. Untungnya, Philippe Mexes dan kawan-kawan bermain cukup solid dan cerdas membaca arah bola sehingga bisa mengeblok tembakan musuh.

Baru ketika permainan memasuki menit ke-70, Roma bisa melepaskan diri dari tekanan dan mulai melancarkan serangan. Sayangnya, koordinasi permainan mereka juga belum baik sehingga serangan masih sering kandas di tengah jalan.

Keadaan itu terus berlangsung dan skor 2-0 untuk Roma bertahan hingga akhir laga. (*)

Susunan pemain:
Roma:
Doni; Cassetti, Riise, Mexes (Juan 80), Burdisso, Pizarro, Taddei, Perrotta, De Rossi, Totti, Vucinic (Baptista 64)
Udinese: Handanovic, Coda, Lukovic, Zapata, Isla, D'Agostino, Inler (Sammarco 77), Asamoah, Floro Flores (Geijo 72), Di Natale, Sanchez (Pepe 75)