Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kecil, Peluang Hargreaves ke Piala Dunia
lhw | Kamis, 04 Februari 2010 | 16:14 WIB
|
Share:
AFP/PAUL ELLIS
Gelandang Manchester United, Owen Hargreaves, sebetulnya pemain hebat. Namun, cedera membuat bakatnya tersia-sia digerus waktu.

TERKAIT

MANCHESTER, KOMPAS.com - Kesempatan Owen Hargreaves untuk ikut Piala Dunia 2010 bersama Inggris semakin tipis setelah Pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, mencoretnya dari daftar skuad Liga Champions.

Hargreaves yang absen selama 16 bulan akibat cedera lutut itu sangat memerlukan pengalaman di kancah Eropa untuk memikat perhatian Pelatih Inggris, Fabio Capello. Sayangnya, mantan pemain Bayern Muenchen itu baru pulih di saat-saat akhir menjelang pendaftaran pemain Liga Champions putaran kedua.

Pada Rabu (3/2/2010) malam, UEFA telah mengonfirmasikan bahwa pemain 29 tahun
itu digantikan oleh bek muda asal Belgia, Ritchie De Laet. MU juga memilih Mame Biram Diouf sebagai pengganti Danny Welbeck, yang dipinjamkan ke Preston North End bulan lalu.

Dengan demikian, satu-satunya kesempatan Hargreaves untuk masuk ke skuad "The Three Lions" adalah bermain reguler di kancah liga. Meski demikian, peluang itu sangat kecil karena dalam waktu dekat Capello harus menentukan daftar pemain yang akan dibawanya untuk uji coba jelang Piala Dunia.

Kalaupun Hargreaves bisa tampil rutin di Premier League, ia harus bersaing dengan David Beckham, yang juga sedang mencari jatah internasional dengan bermain di Liga Serie A. Hargreaves mungkin bisa mengambil posisi Theo Walcott, itupun jika pemain Arsenal tersebut cedera tak berkesudahan.

Hargreaves datang ke Old Trafford pada Mei 2007 dengan kontrak selama tiga tahun. Dengan opsi tambahan satu tahun, masa kontraknya akan habis pada Juni 2011.

Namanya masih dimasukkan dalam daftar skuad Liga Champions di fase grup karena Ferguson yakin pemain sayap kanan itu akan sembuh pada Agustus tahun lalu. Nyatanya, ia harus dioperasi di Colorado, Amerika Serikat. Ferguson masih yakin ia bisa kembali pada pertengahan September, tapi prediksi itu kembali meleset. (TLG)