

ROMA, KOMPAS.com — Kubu Inter Milan merasa kurang puas terhadap penganugerahan gelar Pelatih Terbaik Serie-A kepada Pelatih Cagliari Massimiliano Allegri. Menurut mereka, gelar itu lebih pantas disematkan kepada pelatih mereka, Jose Mourinho, karena berhasil memberikan scudetto pada musim perdananya, yaitu 2008-2009.
Allegri (42) memenangkan 40 persen suara berkat kerja kerasnya mengangkat Cagliari finis di peringkat kesembilan musim lalu. Mourinho sendiri hanya mendapatkan 20 persen suara. Hak suara dalam pemilihan ini dimiliki oleh para pelatih di Liga Italia.
Melalui situs resminya, kubu Inter menulis, "Allegri memenangkan 18 dari total 42 suara, sedangkan Mourinho hanya mendapatkan tujuh suara. Perlu dicatat, lebih banyak pelatih Serie-B yang memilih ketimbang pelatih Serie-A."
"Apakah ini suatu kebetulan bahwa penghargaan itu tidak pernah dimenangkan pelatih Inter ketika mereka masih melatih. Luigi Simoni (Pelatih Inter era 1990-an) menerima penghargaan itu pada hari yang sama ketika dia dipecat. Roberto Mancini memenangkannya ketika dia telah pergi dari Inter. Bagi kami para Interisti, penghargaan itu sudah pasti jadi milik Mourinho," tertulis di situs resmi klub.
Pembelaan untuk Allegri datang dari Direktur Olahraga Fiorentina Pantaleo Corvino. "Saya akan marah jika penghargaan tersebut tidak dimenangkan Allegri. Dia bekerja dengan baik bersama Cagliari dan pantas mendapatkannya. Sementara itu, memenangkan scudetto di Milan sudah menjadi harapan. Mourinho tidak melakukan hal yang luar biasa. Jika dia memenangkan Liga Champions bersama Inter, maka baru kita bicara hal yang berbeda," kata Corvino. (FBI)

