


MANCHESTER, KOMPAS.com - The Sun, mengklaim, pelatih Manchester United (MU), Alex Ferguson mengasingkan Gary Neville dari skuad utama, menyusul perseteruannya dengan penyerang Manchester City yang juga mantan pemain MU, Carlos Tevez. Hal ini dinilai membuat tekad Neville semakin bulat untuk menggantung sepatu akhir musim ini.
Perseteruan Tevez-Neville berkaitan dengan keputusan MU tidak mempertahankan Tevez, sehingga ia pindah ke City, akhir musim lalu. Alasan MU tidak melanjutkan kerja sama dengan Tevez adalah enggan membayar 25 juta poundsterling atau sekitar Rp 370 miliar kepada pemilik hak komersial Tevez, Kia Joorabchian. Menurut Ferguson, nilai itu terlalu tinggi untuk ukuran Tevez.
Ternyata, di City, Tevez bermain sangat bagus dan sering mencetak gol-gol penting. Sejumlah kalangan menilai, Ferguson telah salah menilai Tevez dan menyesal melepasnya ke City. Neville membela Ferguson dengan mengatakan, Tevez memang tak pantas dihargai semahal itu.
Konflik keduanya mencapai puncak saat City menggasak MU 2-1 berkat sepasang gol Tevez di leg pertama semifinal Piala Carling, 19 Januari silam. Saat itu, usai mencetak gol penyama kedudukan 1-1 dari titik penalti, Tevez mengarahkan pandangannya kepada Neville yang berada di kursi cadangan, sambil melakukan gerakan mengembangkan dan mengatupkan jari tangan kepada Neville, untuk mengatakan "berhentilah bicara". Neville menjawab gerakan tangan Tevez dengan mengacungkan jari tengah.
Ferguson, yang sebetulnya tidak mau pusing soal konflik Neville-Tevez, menjadi begitu berang, setelah sebuah stasiun televisi sering menayangkan insiden itu. Untuk menghindari sorotan publik dan menjaga stabilitas tim, Ferguson tidak menurunkan Neville hingga saat ini. Neville terakhir kali tampil saat MU menghadapi Burnley, di pentas Premier League, 16 Januari silam. (SUN)

