Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Musim Depan, Fabregas ke Barcelona
tjatur | Rabu, 03 Februari 2010 | 22:56 WIB
|
Share:

BARCELONA, KOMPAS.com — Presiden Barcelona Joan Laporta berjanji, bila kembali terpilih, ia akan memboyong gelandang Arsenal, Cesc Fabregas, musim depan. Untuk misi itu, menurut media Inggris dan Spanyol, Barcelona sudah menyiapkan anggaran sebesar 40 juta poundsterling atau sekitar Rp 592 miliar.

Mendatangkan Fabregas adalah misi utama Barcelona, setidaknya dalam dua musim terakhir. Salah satu alasannya adalah bahwa Fabregas merupakan pemain asli Catalonia dan lulusan akademi sepak bola Barcelona. Namun, gara-gara kelalaian administrasi, Fabregas "diculik" Arsenal pada 2003 silam.

Akhir musim lalu, Barcelona sudah berusaha membujuk Arsenal dan Fabregas. Namun, usaha mereka kandas diblok pelatih Arsene Wenger, yang mati-matian mempertahankan kapten dan otak permainan timnya itu.

Toh, kecaman tak menjerakan Barcelona. Apalagi, Laporta selalu berkeyakinan, Fabregas memiliki darah dan karakter Barcelona dan karenanya pasti akan senang kembali ke Camp Nou. Ia membulatkan tekad untuk menjadikan Fabregas sebagai materi kampanye pemilihan presiden klub, Juni mendatang.

"Cepat atau lambat, Cesc akhirnya akan kembali. Kami adalah klub yang bisa membeli para pemain karena kami terhormat dan menghanyutkan," kata Laporta.

Sejauh ini, Fabregas sendiri tetap menyatakan setia kepada Arsenal. Namun, mengacu pernyataannya musim lalu, bila Arsenal kembali mengakhiri musim tanpa gelar, ia akan serius mempertimbangkan peluang transfer ke klub-klub besar.

Masalahnya, meski belum tertutup kemungkinan, Arsenal berada dalam posisi sulit meraih gelar. Di ajang domestik, mereka sudah tersingkir dari Piala FA dan Piala Carling. Di Premier League, mereka bertengger di tempat ketiga dengan selisih empat angka dari Manchester United (MU) di posisi kedua dan enam angka dari penguasa klasemen, Chelsea. Mengingat konsistensi Chelsea dan MU, jarak itu tidak mudah untuk dipangkas.

Sementara itu, perjalanan Arsenal di Liga Champions juga jauh dari mudah. Mereka baru berada di fase 16 besar dan akan menghadapi tim kuda hitam, FC Porto. Kalaupun bisa lolos, mereka masih akan menemui tantangan dari tim-tim yang lebih matang dan berambisi, misalnya Barcelona, MU, Chelsea, dan AC Milan.

Ancaman kering gelar ini tak cuma membuat Arsenal terancam kehilangan Fabregas. Pemain lain, misalnya Robin van Persie, juga sempat mengancam hengkang bila Arsenal kembali mengakhiri musim tanpa gelar. Pasalnya, para penggawa Arsenal ini sudah tak pernah lagi mengangkat piala semenjak menjuarai Piala FA 2005 silam. (SUN)