


TURIN, KOMPAS.com — Wakil Direktur Umum Juventus Roberto Bettega sedikit menyayangkan timnya karena tidak mampu meraih poin penuh saat menjamu Lazio, Minggu (31/1/2010). Apalagi, Juventus saat itu dipimpin pelatih anyar, Alberto Zaccheroni.
Selain kurang beruntung, hasil kurang maksimal ini dinilai terjadi karena faktor takut. "I Bianconeri" sempat mendominasi di awal-awal pertandingan, tetapi kehilangan gereget saat menjelang akhir laga.
"Ketika kami berhasil memimpin (lewat penalti Del Piero), seolah kami terlena. Dan, lawan kami pun mengambil keuntungan dari ini," ujar Bettega.
"Tim berhasil naik tangga (peringkat), tetapi hanya dengan satu poin," ucap Bettega, yang menyayangkan timnya kembali gagal meraup poin penuh. "Jelas terlihat, tim sangat takut untuk menang, meskipun kami sempat berada di posisi yang benar untuk meraihnya."
Meski demikian, Bettega menilai, timnya telah menunjukkan peningkatan permainan. Ia juga memuji penampilan Antonio Candreva dan Felipe Melo.
Pertandingan melawan Lazio adalah penampilan perdana Zaccheroni di Juventus sebagai pelatih pengganti Ciro Ferrara. Namun, belum terlihat keberhasilan Zaccheroni dalam mengembalikan mental juara "Si Nyonya Tua". Hasil ini setidaknya mengakhiri rekor buruk Juventus yang selalu kalah dalam empat pertandingan terakhir, sebelum dipegang Zaccheroni, di semua ajang kompetisi. (GZT)

