

Ketika Pengadilan Tinggi Inggris mencabut permohonan bek Chelsea, John Terry, agar dugaan skandal seksnya tidak dipublikasikan di muka umum (injunction
Terry sudah ”menjawab” terbongkarnya kasus pribadinya itu dengan mencetak gol kemenangan Chelsea 2-1 atas Burnley di Turf Moor, Sabtu malam. Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti pun menjamin ban kapten tetap melingkar di lengannya.
Soal urusan di Chelsea, publik sepak bola Inggris mungkin tidak terlalu peduli. Namun, terkait timnas, mereka tidak tinggal diam. Pro-kontra terus merebak: apakah tidur bersama pacar teman itu alasan yang cukup kuat untuk memecat Terry sebagai kapten timnas Inggris?
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) ataupun pelatih timnas Inggris, Fabio Capello, belum mengeluarkan komentar apa pun seputar kasus itu. Semua maklum, skandal asmara Terry dengan Perroncel adalah urusan pribadi yang sejauh ini tidak memengaruhi totalitas Terry saat tampil di lapangan.
Namun, tulis kolumnis Henry Winter di harian Daily Telegraph, ”Jika kelihatannya perbuatan Terry dan kelanjutan posisi kaptennya memengaruhi moral tim menjelang Piala Dunia, Capello tak punya pilihan lain: Terry harus minggir.”
Beberapa nama telah dimunculkan sebagai calon pengganti Terry sebagai kapten Inggris, seperti Rio Ferdinand, Steven Gerrard, Frank Lampard, hingga Wayne Rooney yang belakangan ini bermain luar biasa.
Kasus ini berawal saat koran News of the World akan menurunkan laporan skandal perselingkuhan Terry dengan Perroncel. Hal itu tercium oleh Terry, yang mengajukan klaim ke pengadilan agar berita itu tak bisa dipublikasikan (injunction).
Klaim Terry awalnya dikabulkan, tetapi dicabut hakim Justice Tugendhat di pengadilan tinggi, Jumat lalu. Tugendhat beralasan, Terry mengajukan klaim itu ”lebih untuk melindungi urusan bisnisnya” ketimbang masalah privasinya.
Di mata hakim, Terry tidak ingin kehilangan beberapa kontrak sponsor, seperti dialami pegolf Tiger Woods setelah perselingkuhannya dengan banyak wanita terbongkar. Saat ini Terry terikat kontrak sponsor yang, jika digabung gajinya 150.000 poundsterling per pekan, membuat dia berpenghasilan 10 juta poundsterling per tahun.
Beberapa sponsor itu, antara lain, Umbro, Samsung, Nationwide, bandar judi Swedia Svenska Spel, serta seri permainan sepak bola Pro Evolution Soccer. Koran The Observer menaksir, Terry bisa kehilangan hingga 4 juta poundsterling jika para sponsor itu menarik diri.
Bagi publik Inggris, bukan itu persoalannya. Mereka tak ingin pengkhianatan Terry ke teman sendiri itu merusak harmoni ruang ganti Inggris di Piala Dunia, 11 Juni-11 Juli.

