


SURABAYA,KOMPAS.com -Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan 2.000 nasi bungkus untuk para bonek, suporter fanatik Persebaya yang tiba di Surabaya menggunakan Kereta Api Luar Biasa dan Kereta Api Pasundan. Tiga makanan di siapkan di tiga stasiun, yaitu Wonokromo, Gubeng, dan Semut.
Kereta pertama yang mengangkut 1.600 bonek, yaitu Kereta Luar Biasa tiba di Stasiun Wonokromo, Surabaya, Minggu (24/1/2010) pukul 13.15. Petugas Kepolisian langsung membagikan nasi bungkus pada para bonek.
Spontan para bonek berebutan mengambil makanan karena sejak pukul 00.25 hingga pukul 13.15 mereka tak makan. Mereka kelaparan karena kereta sengaja tak berhenti di stasiun-stasiun untuk menghindari aksi anarkisme mereka.
Wakapolwil Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Setija Junianta mengatakan, Pemkot Surabaya sengaja memberikan makanan gratis pada para bonek untuk mengantisipasi aksi anarkisme mereka setibanya di Surabaya. Selain memberikan makanan, Pemkot Surabaya juga menanggung pembayaran tiket KA pulangnya para bonek ke Surabaya.

