Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Pep Selalu Siap Tinggalkan Camp Nou
tjatur | Kamis, 21 Januari 2010 | 13:04 WIB
|
Share:

BARCELONA, KOMPAS.com — Pelatih Barcelona Josep "Pep" Guardiola mengatakan, seorang pelatih bertahan bukan karena telah memberikan sukses, melainkan karena kesanggupannya membawa tim menyongsong masa depan. Ia pun selalu siap mundur ketika merasa tak mampu menjaga nama baik Barcelona, sekalipun ia sendiri adalah orang yang ikut membangun kejayaan itu.

Guardiola menangani Barcelona pada awal musim 2008-2009, dengan kontrak untuk dua musim. Meski tak memiliki pengalaman melatih tim utama, Guardiola mampu membawa Barcelona meraih enam gelar pada 2009 lalu. Itu adalah gelar terbanyak yang bisa dimenangkan sebuah tim dalam satu tahun.

Pep lantas kebanjiran pujian dan mendapat tawaran melatih klub-klub besar lain. Barcelona berusaha mempertahankan Pep dengan mengajukan penawaran kontrak baru dengan jangka waktu panjang. Namun, Pep menolaknya. Ia mengaku lebih menyukai kontrak jangka pendek karena itu akan memacunya bekerja lebih baik untuk mempertahankan kinerjanya.

Selain itu, ia sendiri tak tahu apakah situasi dan kondisi tim akan selalu kondusif seperti saat ini, di bawah pimpinan Joan Laporta. Menurut sejumlah media Spanyol, Pep menunda pembaruan kontrak sampai mengetahui hasil pemilihan presiden Barcelona, akhir musim ini.

Laporta khawatir, penundaan akan mengganggu fokus dan performa pemain di lapangan. Apalagi, Pep sendiri sudah merancang program jangka panjang, yang kemungkinan akan rusak bila ia meninggalkan posisinya pada akhir musim ini. Ia pun berusaha meminta kepastian dari Pep soal masa depannya.

Akhirnya, tanpa hitam di atas putih, Pep menyatakan siap melatih Barcelona untuk periode 2010-2011. Ia baru akan membubuhkan tanda tangan di atas kontrak setelah mengetahui hasil pemilihan presiden klub. Bila ia merasa manajemen baru tidak bisa mengakomodasi kebutuhan klub dan ia sendiri merasa tak sanggup bekerja di bawah manajemen baru itu, ia siap keluar, paling lambat di akhir musim 2010-2011.

"Ke mana pun saya pergi, tak akan ada tempat lebih baik dari di sini. Saya tahu, cepat atau lambat, saya akan berhenti dari jabatan pelatih Barcelona dan saya ingin menikmati waktu saya di sini sampai titik maksimal. Seorang pelatih Barcelona tak bisa berada di sini selamanya karena saya pikir Anda harus menandatangani kontrak pendek, yang dalam waktu tersebut pelatih harus meraih sesuatu dengan pemain dan dengan klub," paparnya.

"Saya ingin melihat apakah saya akan mendapat dukungan pemain dan dewan direksi. Saya merasa cukup kuat untuk terus. Saya tak ingin berada di sini karena apa yang telah kami lakukan, melainkan untuk apa yang harus kami lakukan sekarang," tandasnya.

Sementara itu, Laporta lega mendengar kesanggupan Pep melatih Barcelona hingga 2011. Ia berharap, keputusan Pep untuk bertahan untuk masa pendek membuat klub, pemain, dan pendukung berusaha memainkan peran mereka dengan baik supaya Pep tetap di Camp Nou setelah berakhirnya musim 2010-2011.

"Saya pikir, ini adalah berita yang sangat bagus untuk semua orang yang terkait dengan Barcelona karena kami semua ingin Pep terus (di sini). Ia tak suka saya mengatakan hal ini. Namun, Pep Guardiola adalah pelatih terbaik di dunia dan kami bangga untuk terus memilikinya di sini," tegas Laporta. (SCN)