


BARCELONA, KOMPAS.com — Pelatih Barcelona Josep "Pep" Guardiola tidak khawatir hasil imbang 1-1 dengan Villarreal, dalam duel lanjutan Divisi Primera, Sabtu (2/1/2010), akan meruntuhkan timnya. Sebaliknya, ia menilai, hasil tidak memuaskan itu akan membuat timnya semakin kuat.
Dengan hasil imbang tersebut, Barcelona memang masih memimpin klasemen dengan 40 poin atau hanya unggul tiga angka dari Real Madrid di tempat kedua. Mengingat Madrid baru akan tampil pada Minggu (3/1/2010), Barcelona jelas berada dalam ancaman.
Keadaan tersebut tak membuat khawatir timnya akan segera bangkit. Bahkan, menurutnya, sekalipun mampu mengatasi Villarreal, Barcelona juga akan mengevaluasi dan memperbaiki diri.
Lebih jauh, Pep menjelaskan, dengan menjuarai enam gelar pada tahun 2009, perjalanan akan semakin sulit. Ia meminta anak didiknya untuk tidak berpuas diri karena telah meraih segalanya. Menurutnya, performa tim tak bisa diukur dari jumlah trofi. Dengan atau tanpa trofi, Barcelona harus berkembang.
"Kembali dari masa libur melawan tim sehebat Villarreal adalah sesuatu yang rumit. Sekarang, kami harus memulihkan diri, seperti halnya usai meraih kemenangan atau menderita kekalahan. Hasil ini akan membuat kami kuat," ungkapnya.
"Satu-satunya tujuan yang bisa kami pikirkan adalah berbuat lebih baik dan tidak mengulang hasil yang sama. Setelah memenangi (enam gelar), kami tahu bahwa kami harus tetap rendah hati," lanjutnya. (BAR)

