


LIVERPOOL, KOMPAS.com - Defender Liverpool, Jamie Carragher, menilai tim sangat beruntung mendapatkan Fernando Torres. Ia menilai, klub telah melakukan keputusan tepat untuk memboyong Torres.
Pernyataan Carragher itu berkaitan dengan penampilan Torres yang mencetak satu gol sekaligus mengantarkan kemenangan Liverpool 1-0 atas Aston Villa dalam lanjutan Premier League, Selasa (29/12/2009). Gol sematawang itu menjadi gol ke-50 bagi Torres.
Torres memang seperti menjadi napas kemenangan Liverpool. Pada musim ini, jebloknya prestasi Liverpool ditengarai karena cedera yang dialami Torres. Mereka terseingkir dari Liga Champions dan keluar dari posisi tradisionalnya "The Big Four".
Sering waktu, Torres pun kembali pulih. Kecepatan dan ketajaman Torres tak berkurang sedikit pun. Alhasil, Liverpool pun mulai akrab dengan kemenangan. Setelah menang 2-0 atas Wolverhampton Wanderers, Steven Gerrard dkk kembali mendulang tiga poin dengan mengalahkan Aston Villa 1-0. Aksi Torres-lah yang membawa Liverpool menang. Dua kemenangan ini semakin membangkitkan optimisme dapat memenuhi ambisinya untuk menembus empat besar.
Carragher mengakui, Torres telah menjadi faktor terpenting bagi Liverpool. Ia memiliki loyalitas yang tinggi. Ini ditunjukkannya saat Torres mencetak gol sekaligus mengantarkan timnya menang atas Manchester United, 25 Oktober silam. Padahal, Torres sedang berada dalam keadaan cedera. Oleh karena itu, Torres layak disejajarkan dengan pemain-pemain legendaris Liverpool. Selai itu, menurutnya, klub telah melakukan langkah tepat untuk memboyong Torres pada 2007 silam.
"Torres adalah pemain hebat, penyerang kelas dunia dan mengalahkan nama-nama lain seperti Ian Rush, Michael Owen, Robbie Fowler dan Roger Hunt. 50 gol yang dicetaknya telah berbicara banyak mengenai dirinya," beber Carragher.
"Menjadi yang teratas dalam daftar itu membuktikan betapa hebatnya dia. Dan karena itu lah mengapa kami membayar mahal untuk membelinya," tambahnya.
Liverpool berhasil memboyong Torres dari Atletico Madrid dengan harga 25 juta poundsterling atau sekitar Rp 378 miliar pada 2007 silam. (DM)


