


TASHKENT, KOMPAS.com - Pelatih Bunyodkor, Luiz Felipe Scolari, mengungkapkan, Juventus ingin memecat pelatih Ciro Ferrara. Namun, rencana itu batal karena Scolari yang diplot sebagai pengganti, menolak bergabung.
Menurut Scolari, Juventus kecewa karena menilai Ferrara tak merepresentasikan potensi dan ambisi Juventus untuk bersaing meraih gelar domestik dan Eropa. Scolari pun dipandang sebagai pelatih yang mampu mewujudkan keinginan manajemen.
Sayangnya, Scolari mengaku betah di Bunyodkor. Selain karena mendapat gaji 16 juta poundsterling atau sekitar Rp 241 miliar per musim, Scolari menilai liga Uzbekistan cukup kompetitif dan itu membuatnya ingin bertahan hingga, setidaknya, akhir musim ini.
"Saya menerima tawaran dari Juventus karena mereka tidak puas kepada Ciro Ferrara. Namun, saya menolak karena saya puas dengan pekerjaan sekarang. Saya memiliki segalanya yang saya butuhkan untuk bisa bekerja dengan baik dan nyaman. Saya tak akan meninggalkan Uzbekistan dalam waktu dekat," ungkapnya.
Pernyataan itu merupakan pukulan bagi Ferrara. Pasalnya, sebelum pengungkapan Scolari, Juventus menyatakan akan bertahan dengan Ferrara, setidaknya, hingga akhir musim. Penolakan Ferrara pun tak berarti Juventus berhenti mencari calon pengganti. Bila Ferrrara tak segera memperbaiki performa anak didiknya, masa kerjanya di Turin mungkin akan tamat dalam hitungan hari. (FBI)

