


LONDON, KOMPAS.com — Media Inggris, News of the World, menuding kapten Chelsea, John Terry, mengatur jadwal kunjungan tamu ke Stamford Bridge tanpa sepengetahuan Pelatih Carlo Ancelotti dan memungut bayaran uang untuk kepentingan pribadinya. Hal itu sudah dibantah oleh Chelsea.
Pemberitaan itu ditulis oleh seorang wartawan News of the World yang menyamar dan mengikuti tur khusus itu. Dikatakan, Terry membawa tamu-tamu ke tempat-tempat yang sebetulnya dilarang untuk umum.
Hasil investigasinya menyebut, Terry menerima pembayaran uang dari para tamu sebesar 10.000 poundsterling atau sekitar Rp 154 juta secara sembunyi-sembunyi. Sebesar 8.000 poundsterling digunakan Terry untuk disumbangkan ke yayasan amal Make A Wish dan 2.000 poundsterling untuk dibayarkan ke makelar yang menghubungkan Terry dengan pengunjung.
Sayangnya, tidak dijelaskan apakah jumlah itu merupakan akumulasi dari seluruh tamu atau dari satu orang saja. Sekadar catatan, gaji mingguan Terry di Chelsea mencapai 160.000 poundsterling atau hampir Rp 2,5 miliar.
Menurut seorang juru bicara Chelsea, tahun ini klub memang mengundang sejumlah tamu untuk melihat-lihat pusat latihan Chelsea. Sebagian besar peserta kunjungan ini adalah sponsor dan suporter.
Dijelaskan, dalam acara-acara itu, Terry berperan penting untuk menjamu anak-anak dan keluarga mereka bersama rekanan lembaga amal Chelsea, Help A London Child dan Right To Play. Chelsea menjamin, Terry tak pernah menerima uang dari tamu berkaitan dengan kunjungan ke stadion.
Meski begitu, pernyataan News of the World, yang menyebut Terry secara diam-diam mengadakan kunjungan dan mendapat uang secara diam-diam, akan ditindaklanjuti manajemen dengan mengevaluasi sistem keamanan untuk menjamin bahwa seluruh kegiatan yang terjadi di kompleks stadion dan fasilitas klub berada dalam pengawasan manajemen.
"Chelsea FC memberikan pemain kami ruangan untuk menerima tamu secara pribadi dan leluasa, berkaitan dengan kunjungan dan klub secara rutin mengevaluasi sistem keamanan dan akses ke pusat latihan di Stamford Bridge," demikian disampaikan Chelsea dalam situs resminya.
"Namun, seperti diberitakan artikel hari ini bahwa telah terjadi pembobolan keamanan. Kami akan meninjau lebih jauh akses masuk ke fasilitas kami dan mengawasi secara ketat tempat-tempat yang terlewatkan sistem keamanan yang ada," lanjut pernyataan tersebut. (SCN/CHE)

