


MILAN, KOMPAS.com - Inter Milan mengandaskan Lazio 1-0, dalam lanjutan Serie-A, di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (20/12/2009). Hasil ini membuat Inter semakin mapan di puncak klasemen, dengan keunggulan delapan angka dari kejaran AC Milan di tempat kedua.
Sebelum pertandingan, Inter hanya unggul lima angka dari Milan di tempat kedua. Meski masih di puncak, Inter membutuhkan kemenangan untuk mengamankan posisi, sekaligus memberi tekanan kepada para pesaing. Karenanya, mereka tetap mengusung target tiga angka saat menjamu Lazio.
Sebagai tuan rumah dan penguasan klasemen, Inter berinisiatif melakukan tekanan sejak awal. Setelah sempat terlibat negosiasi sengit, Inter akhirnya meraih keunggulan melalui Samuel Eto'o di menit ke-14. Memanfaatkan bola muntah, hasil tembakannya sendiri yang ditepis Fernando Muslera, Eto'o menyepak bola masuk ke tengah gawang.
Lazio langsung merespons gol Eto'o dengan meningkatkan agresivitas. Namun, soliditas pertahanan Inter mampu meredam gempuran tim tamu. Permainan pun berjalan semakin alot dan nyaris tanpa peluang.
Tercatat, setelah gol Eto'o hingga akhir babak pertam, masing-masing kubu hanya menciptakan satu peluang, yaitu yang diciptakan Diego Milito di menit ke-40 dan Aleksandar Kolarov di menit ke-44.
Memasuki babak kedua, kedua kubu kembali terlibat tawar-menawar yang sulit. Inter memang sempat mengancam lebih dulu melalui Samuel Eto'o di menit ke-47. Namun, berselang tujuh menit kemudian, Lazio nyaris menyamakan kedudukan melalui Stephan Lichtsteiner.
Memasuki menit ke-80, Inter sedikit lebih menguasai pertandingan dan bisa melepas ancaman berbahaya. Pada menit ke-83 dan ke-90, misalnya, Inter berpotensi menambah gol melalui Milito dan Javier Zanetti. Sayang, kedua tembakan itu masih bisa diblok Muslera.
Lazio masih mencoba menggeliat dan menyelipkan serangan melalui Dejan Stankovic di masa injury time. Sayang, peluang itu terbuang percuma. Lazio tak sempat melakukan serangan baru, karena tak lama setelahnya, wasit Carmine Russo mengakhiri laga.
Sepanjang pertandingan, Inter mendapat 54 persen penguasaan bola dan mampu menciptakan empat tembakan tepat ke gawang dari 15 usaha. Sementara itu, Lazio sendiri cuma mampu membuat satu peluang emas dari 12 usaha. (*)
Susunan pemain:
Inter: Julio Cesar; Cordoba, Lucio, Muntari (Vieira 26), Maicon; Cambiasso, Thiago Motta, Zanetti; Stankovic; Milito (Materazzi 88), Eto'o (Balotelli 86)
Lazio: Muslera; Stendardo, Radu, Siviglia; Kolarov, Baronio, Del Nero (Makinwa 80), Lichtsteiner; Rocchi (Firmani 80), Mauri, Meghni (Cruz 58)


