Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Juventus Kalah Gara-Gara Juventini
tjatur | Senin, 21 Desember 2009 | 02:09 WIB
|
Share:
AFP
Mantan pemain dan pelatih Juventus, Ciro Ferrara. Dulu dipuja-puja, sekarang dicela-cela.

TERKAIT

TURIN, KOMPAS.com - Juventus kalah 1-2 dari Catania dalam duel lanjutan Serie-A, Stadion Olimpico Grande Torino, Minggu (20/12/2009). Boleh jadi, itu akibat "ritual" Juventini, yang menyambiti bus tim "Si Nyonya Tua" dengan telur.

Juventini memang sedang kecewa kepada timnya karena gagal lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Rasa dongkol semakin besar ketika Juventus menyerah 1-3 kepada Bari dalam duel lanjutan Serie-A, akhir pekan lalu. Kekalahan yang terjadi berturut-turut itu, membuat Juventini mendesak Juventus untuk menang atas Catania.

Untuk memastikan aspirasi mereka sampai ke telinga pelatih Ciro Ferrara dan serdadu-serdadunya, Juventini berdemonstrasi di pelataran Olimpico Grande, sebelum laga versus Catania dimulai. Nah, begitu bus yang ditumpangi David Trezeguet memasuki kompleks stadion, Juventini melempar bus dengan telur.

Ternyata, penyampaian aspirasi dengan cara keras pun, tak membuat Juventus menang. Tampil di depan pendukung yang marah, Juventus tertinggal lebih dulu menyusul keberhasilan penyerang Catania, Jorge Andres Martinez, mengeksekusi penalti di menit ke-23.

Harapan Juventus sempat membuncah, ketika gelandang Hasan Salihamidzic mampu menyamakan kedudukan di menit ke-66. Namun, bukannya berbalik unggul, Juventus malah dipaksa gigit jari, menyusul terciptanya gol kedua Catania melalui kaki Mariano Izco di menit ke-87.

Boleh jadi, pelemparan itu membuat Juventus tertekan sehingga tak tampil optimal dan akhirnya menyerah. Yang jelas, menurut statistik Juventus sendiri tampil cukup baik. Tercatat, Selama 90 menit, Juventus menguasai bola sebesar67 persen dan melakukan delapan tembakan tepat ke gawang dari 19 kali usaha. Bandingkan dengan Catania, yang cuma membuat dua peluang emas dari delapan usaha.

Mengingat hasil tersebut merupakan kekalahan ketiga, yang diderita Juventus secara beruntun, menarik untuk ditunggu apa yang akan "disampaikan" Juventini kepada bus Juventus, saat menyambangi Parma, dalam duel lanjutan Serie-A, 6 Januari 2010 mendatang. (FBI)