Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Main Kandang, Juventus Ditumbangkan Juru Kunci
tjatur | Minggu, 20 Desember 2009 | 22:50 WIB
|
Share:
AFP/CRISTINA QUICLER
Gelandang Juventus, Hasan Salihamidzic(kiri).

TURIN, KOMPAS.com - Juventus menyerah 1-2 kepada klub penghuni dasar klasemen, Catania, di kandang sendiri, Stadion Olimpico Grande Turin, dalam lanjutan Serie-A, Minggu (20/12/2009). Ini adalah kekalahan ketiga Juventus dalam tiga duel terakhirnya.

Hasil itu sangat mengecewakan, mengingat Juventus mendominasi pertandingan sejak awal. Bahkan, mereka mampu menciptakan sejumlah peluang emas. Pada menit ke-17, misalnya, Diego berhasil melewati adangan bek Catania, dan melepaskan tembakan. Namun, tembakan itu melenceng dari sasaran.

Di menit ke-28, giliran David Trezeguet yang punya kesempatan membobol gawang tim tamu. Namun, tembakan Trezeguet, yang memanfaatkan umpan Fabio Cannavaro itu melenceng, keluar sasaran.

Catania sendiri, meski tertekan, ternyata tetap tenang dan cermat melihat peluang. Itulah yang mereka lakukan di menit ke-22. Kejutan Catania mengejutkan Juventus, yang membuat Tiago terpaksa melanggar Spolli.

Penyerang Catania, Jorge Andres Martinez, yang dipercaya mengeksekusi penalti, berhasil menunaikan tugas. Sepakannya ke tengah gawang, gagal diantisipasi Alexander Manninger.

Sepanjang babak pertama, Juventus memiliki penguasaan bola sebesar 68 persen dan menciptakan tiga tembakan ke gawang. Sementara itu, Catania hanya mampu membuat satu peluang emas.

Memasuki babak kedua, permainan kembali berjalan alot. Memang, Catania sempat melakukan tekanan dan menciptakan dua peluang yang gagal berbauh gol melalui Cristian Llama (53) dan Marco Biagianti (55). Namun, secara umum, kedua kubu sama-sama kesulitan melakukan serangan yang efektif.

Di tengah kebuntuan itu, Juventus, yang berusaha menambah tempo dan intensitas serangan sejak babak kedua dimulai, mampu menyamakan kedudukan melalui Hasan Salihamidzic  di menit ke-66. Memanfaatkan umpan Diego, Salihamidzic meloloskan bola ke tengah bawah gawang

Gol itu menggugah semangat juang Juventus. Mereka pun semakin menggiatkan usaha menambah gol. Juventus kemudian memang mampu menciptakan sejumlah peluang. Namun, usaha mereka dikalahkan oleh aksi penyelamatan gemilang kiper Mariano Andujar.

Pada menit ke-72, misalnya, setelah menerima umpan Sebastian Giovinco, Trezeguet berhadapan satu lawan satu dengan Andujar dan melepaskan tembakan. Namun, Andujar mampu menebak arah bola dan mengantisipasinya.

Terbakar antusiasme, Juventus malah kurang mewaspadai ancaman kemungkinan serangan balik Catania. Mereka harus membayar kelalaian itu dengan kebobolan gol kedua Catania yang dicetak Mariano Izco di menit ke-87.
 
Gol bermula dari umpan Gianvito Plasmati, yang diterima Izco si sisi kiri pertahanan Juventus. Dalam kawalan Fabio Cannvaro, Izco menembus kotak penalti Juventus dan menaklukkan Manninger dalam duel satu lawan satu. Manninger gagal menahan bola, yang kemudian bersarang di sudut kanan bawah gawangnya.

Dengan waktu tersisa, Juventus mencoba mengejar ketinggalan. Namun, setelah tembakan Diego di masa injury time bisa ditangkis Andujar, habislah harapan Juventus seiring bunyi peluit panjang berbunyi, dengan angka 2-1 untuk Catania tertera di papan skor.

Dengan hasil ini, Juventus tertahan di tempat ketiga klasemen sementara dengan 30 poin. Selain terancam ketinggalan semakin jauh dari puncak klasemen, posisi Juventus juga mungkin direbut oleh AS Roma, yang berada dua angka di bawahnya.

Susunan pemain:
Juventus:
Manninger; Cannavaro, Legrottaglie, Grosso, Caceres; Melo (Salihamidzic 32), Tiago (Giovinco  67), Marchisio, Diego; Trezeguet, Amauri (Del Piero  69)
Catania: Andujar; Spolli, Silvestre, Capuano, Alvarez; Carboni, Ledesma (Julio Izco  60), Biagianti; Morimoto (Plasmati  68), Llama (Bellusci  78), Martinez.