


TURIN, KOMPAS.com - Pelatih Juventus, Ciro Ferrara, menegaskan, tersingkir dari Liga Champions bukan bencana besar yang bakal membuat mental timnya ambruk. Ia yakin timnya akan bangkit dan kembali ke trek kemenangan pada pekan ini.
Pernyataan itu berkaitan dengan kegagalan Juventus menembus babak 16 besar Liga Champions. Fabio Cannavaro dkk harus menguburu impiannnya mengangkat trofi Liga Champions setelah dibungkam Bayern Muenchen 1-4.
Kegagalan ini memukul mental para penggawa "Tim Zebra". Alih-alih menghapus pelipur lara pendukungnya, Juventus malah ditekuk 1-3 oleh Bari. Akibat kekalahan ini, Juve harus "berdarah-darah" mengejar scudetto. Pasalnya, mereka terput enam angka dengan pemuncak klasemen, Inter Milan.
Ferrara menyangkal, kekalahan tersebut telah meremukkan mental anak asuhnya. Ia menilai, kekelahan tersebut lebih karena faktor kelelahan. Ia juga menegaskan, bukan suatu bencana besar bagi timnya setelah tersingkir dari Liga Champions.
"Itu bukan bencana yang besar. Ini bukan konferensi pers terakhir sayakan?. Saya tidak mencari alibi. Saya sangat bertekad. Saya di sini melakukan pekerjaan yang baik dan mengembangkan diri. Saya pasti akan melakukan beberapa keselahan, tapi itu adalah bagian dari profesi ini," tuturnya. (FBI)


