


ABU DHABI, KOMPAS.com - Gelandang Barcelona, Andres Iniesta cedera dan terancam tak bisa tampil melawan Entudiantes La Plata, di babak final Piala Dunia Antarklub, Sabtu (19/12/2009). Menurut Xavi Hernandez, itu merupakan ancaman serius. Namun, kesuksesan Barcelona ditentukan oleh tim, bukan individu.
Iniesta mengalami cedera otot ketika duel babak semifinal melawan Atlante, Rabu (16/12/2009). Saat ini, ia masih menjalani tes medis dan diragukan bisa tampil di babak puncak.
Mengingat Iniesta merupakan salah satu kreator permainan "El Barca", ketidakhadirannya bisa mengganggu keseimbangan tim. Namun, menurut Xavi, Barcelona telah beberapa kali membuktikan mampu meraih hasil positif, meski tak diperkuat pemain utama. Ia yakin, setiap pemain mampu menjaga karakter dan kekuatan permainan tim.
"Bila ia tidak bugar untuk laga itu, ini akan menjadi kehilangan besar, sebuah cedera penting bagi kami. Namun, kami ingin membuat sejarah dan memenangi enam gelar, yang merupakan jumlah terbanyak yang bisa dimenangkan sebuah tim. Gelar ada di tangan kami dan akan menjadi milik kami bila kami mendominasi permainan," ulas Xavi.
Iniesta sendiri berharap bisa main. Seandainya pun tidak, ia berharap, tim tetap menampilkan permainan terbaik, karena Estudiante merupakan tim kuat yang juga berambisi menjadi juara.
"Mereka adalah salah satu tim terbaik di Argentina dan sebuah tim harus menangani mereka dengan sangat serius. Mereka juga ingin jadi juara," pungkasnya. (GL)

