Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Persik Pesta Gol ke Gawang PSM
lou | Rabu, 16 Desember 2009 | 19:39 WIB
|
Share:

KEDIRI, Kompas.com - Persik Kediri pesta gol. Tiga pemain penyerangnya berhasil mempermalukan tim tamu PSM Makassar dalam laga lanjutan Liga Super di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (16/12), dengan skor 4-0.

Dua gol diciptakan oleh striker termuda yang juga pemain Tim Nasional U-23 Yongki Aribowo. Satu gol dipersembahkan oleh striker Patricio Morales dan satu lagi gol tambahan ditorehkan oleh pemain lini belakang OK John melalui tendangan penalti.

Laga antara Persik dan PSM berjalan sangat atraktif. PSM berupaya menguasai lapangan dengan memainkan variasi tempo cepat dan lambat. Namun tim tuan rumah yang membangun serangan dengan lebih hati-hati, berhasil mencuri poin di menit per tama melalui tendangan Yongki Aribowo.

Pada menit ke-26 Persik kembali menyarangkan gol ke gawang PSM yang dikawal ketat oleh kiper Samsidar melalui sundulan kepala Patricio Morales. Gol kedua ini semakin memantapkan kemenangan Persik.

Seusai turun minum, PSM meningkatkan tempo permainan. Beberapa kali para pemain penyerang PSM mencoba menekan lini pertahanan Persik. Sejumlah pemain tengah dan pemain belakang tim asal pulau Sulawesi ini terlihat membantu penyerangan.

Namun, sangat disayangkan keikutsertaan para pemain belakang dan pemain lini tengah membantu penyerangan ini justru menjadi bumerang bagi PSM. Ketidakdisiplinan pemain yang meninggalkan posnya masing-masing, membuat pemain Persik leluasa melanc arkan serangan balasan.

Pada menit ke-89 Yongki Aribowo kembali menjebol gawang PSM melalui tendangan langsung jarak jauh dari luar kotak penalti setelah berhasil melewati lini pertahanan. Kemenangan Persik pun semakin kuat dengan keunggulan 3-0.

Tidak disangka, di pengujung pertandingan, Persik malah mendapat hadiah penalti yang dieksekusi oleh OK John pada menit ke-90. Penalti diberikan atas pelanggaran kiper Samsidar terhadap pemain Persik Wawan Widiantoro.

Duel Persik melawan PSM berlangsung keras. Hal itu bisa dilihat dari empat kartu kuning yang dikeluarkan wasit dan satu kartu merah yang dihadiahkan kepada pemain belakang Persik Gunawan Dwi Cahyo.

Menanggapi kemenangan timnya, pelatih Persik Gusnul Yakin mengaku sangat puas. Menurutnya kemenangan pada pertandingan melawan PSM merupakan buah kesabaran dari para pemain Persik.

Dengan 10 pemain di babak kedua, karena satu pemain diganjar kartu merah, kami tetap bisa memukul lawan. Ini berkat kesabaran dan kedisiplinan pemain untuk mematuhi zona masing-masing, ujarnya.

Sementara itu pelatih PSM Hanafing dengan wajah kusut mengakui jika permainan timnya sangat kacau.

"Ketika Persik main 10 (orang), kita punya peluang. Tapi karena anak-anak tidak disiplin, mereka justru kebobolan. Dua gol yang terakhir itu terjadi karena kesalahan kita sendiri," katanya.