Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Mourinho Dorong Wartawan Karena Diintervensi
tjatur | Rabu, 16 Desember 2009 | 03:01 WIB
|
Share:

MILAN, KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, mengakui, dirinya telah mendorong dan mencaci-maki seorang wartawan, yaitu Andrea Ramazzotti. Ia melakukannya karena kesal kepada wartawan yang selalu mengintervensinya.

Pernyataan itu disampaikan Mourinho di hadapan wartawan dalam jumpa pers jelang duel Inter versus Livorno ajang Coppa Italia, Kamis (17/12/2009). Konferensi pers ini mengakhiri aksi mogok bicara yang dilakukan Mourinho sejak akhir pekan lalu. Sayangnya, jumpa pers ini diwarnai aksi boikot sejumlah wartawan.

"Pertama-tama, saya jujur dan membenarkan bahwa saya meledek teman Anda dengan kata-kata yang tak bisa saya ulangi karena itu sangat menyerang. Tetapi saya tidak berusaha untuk menyerang atau berkontak fisik," jelasnya.

"Kami mencapai titik ini bukan karena sesuatu yang terjadi pada hari Minggu (Inter ditahan Atalanta 1-1), tetapi sebuah proses yang telah berlangsung selama berbulan-bulan. Memang saya salah karena tersinggung, tapi juga merupakan kesalahan dari wartawan karena ia tahu pada titik apa kami dan juga kesalahan staf inter yang tidak ingin diintervensi," tambahnya.

Selain itu, Mourinho juga menilai Ramazzotti telah melanggar privasinya dengan selalu mencegatnya di pintu bus setelah konferensi pers. Menurutnya, konferensi pers seharusnya selesai di ruangan dan wartawan tak perlu mengejarnya.

"Ada ruang pers dan mixed zones, tetapi saya tidak ingin wartawan menemuiku di pintu bus tim, karena itu tempat saya ingin terlindungi. Setelah pertandingan demi pertandingan saya selalu menemukan teman Anda di tempat yang sama dan saya mengatakan berulang-ulang bahwa  ia seharusnya tidak di sana."

Dia menambahkan," Padahal setiap Minggu saya berkata,' Mengapa orang ini (wartawan) ada di sini?' Itu yang terjadi pada Minggu lalu, saya menggunakan kata-kata yang berbeda dan saya tidak bisa mengulanginya dua kali."

Mourinho menilai, masalah ini adalah masalah pribadinya dengan Ramazzotti. Maka, ia siap meminta maaf kepada sang wartawan, namun tidak kepada publik.

"Bagaimanapun, saya tidak akan meminta maaf kepada publik karena ini bukan msalah umum. Saya sangat senang untuk berbicara empat mata karena itu adalah urusan pribadi," jelasnya. (FBI)