


JAKARTA, Kompas.com - Kondisi pasukan Persitara Jakarta Utara dalam keadaan kurang menguntungkan jelang duel melawan tamunya, Persisam Samarinda, pada lanjutan Kompetisi Liga Super Indonesia di Stadion Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Rabu (16/12). Pasalnya, para pemain sedang trauma.
Manajaer Persitara Harry Ruswanto mengatakan, manajemen sangat trauma dengan para pemain yang sudah dinilai dalam kondisi siap tempur, nyatanya tidak bisa memenangi pertandingan kandang. Ini terbukti dari beberapa hasil yang ditorehkan ketika bermain di Stadion Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro.
Diakuinya, secara teknis, para pemain memang sudah dalam kondisi terbaik. Tetapi hasil di lapangan sangat tidak sesuai dengan harapan, sehingga manajemen bingung melihat kondisi tersebut.
"Saya sampai bingung, apalagi yang harus kami evaluasi karena semua pemain bermain bagus. Itulah sepak bola, dan kami tentu berharap trauma kami tidak terjadi lagi, dan pemain tetap harus bermain konsisten," tuturnya, Selasa (15/12/09).
Seperti diketahui, Persitara hanya bermain imbang 1-1 saat menjamu Bontang FC, Minggu (13/12/09). Sebelumnya mereka juga bermain 0-0 melawan Arema Malang. Hasil lebih menyakitkan juga dialami setelah ditekuk Persema Malang 1-2 da Persebaya Surabaya 1-2.
Untuk menghindari trauma lebih panjang, Asisten Pelatih Doddy Sahetapy menyoroti lini depan agar lebih tenang dalam mengeksekusi peluang. Dia mengimbau agar barisan penggedor pertahanan lawan itu memberikan sedikit waktu untuk otak berpikir, sehingga bola bisa menyasar tujuan.
"Terutama pemain depan kami harus lebih tenang dalam menyelesaikan peluang, ibaratnya, berhenti dulu, sempatkan otak berfikir, agar teknik mencetak gol sukses, jangan terburu-buru," katanya.
Persitara akan menurunkan formasi terbaik. Diprediksikan, dua pemain asing akan kembali diparkir dan menjadi alternatif kedua. Pemain belakang lokal seperti Firdaus Ramadhan, Issa Nurcahya, dan Tugihadi kembali mendapat kesempatan tampil sebagai starting line up. Untuk posisi depan, semakin meningkatnya kordinasi Afshin Rad, Prince Kabir Bello dan Tantan tetap akan menjadi alternatif untuk urusan mencetak gol.
Sementara itu, ditemui usai memimpin latihan para pemainnya, Pelatih Persisam Aji Santoso mengatakan menghadapi tuan rumah Persitara adalah momentum timnya untuk bisa mengembalikan kepercayaan sebagai tim bertabur bintang. Aji berharap, masalah internal timnya tidak kembali menggerogoti penampilan anak asuhnya.
"Kami harapkan pemain bermain sesuai karakter yang selama ini ada. Saatnya untuk bangkit menyelamatkan tim dan berusaha menjaga nama sendiri, karena dengan kemenanganlah semua hal bisa menjadi positif," jelasnya.
Susunan Pemain:
Persitara (4-3-1-2): 21-Wawan Dermawan; 14-Ahmad Marzuki, 21-Issa Nurcahya, 26-Vali Kenari, 8-Dedy Mulyadi; 13-Hariman Siregar, 15-Jatmiko, 26-Musryid Money; 16-Afshin Rad; 9-Prince Kabir Bello, 10-Tantan
Persisam (4-4-2): Pemain : 59-Wawan Hendrawan, 23-Hamka Hamzah, 4-Joel Tsimy, 18-Usep Munandar, 5-Fandi Mochtar; 16-M.Roby, 7-Ahmad Sembiring, 88-Danilo fernando, 28-Ronald Fagundez; 9-Zaenal Arif, 10-Pipat


